Setiap individu kini semakin menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara jiwa dan lingkungan. Sejauh Mata Memandang bersama Garden of Mimosa menghadirkan sebuah pengalaman reflektif melalui rangkaian acara dan koleksi yang menggugah kesadaran akan perawatan diri dan kelestarian alam. Kegiatan ini mengambil tempat di Rumah Kita, Menteng, Jakarta Pusat, dengan jadwal rutin setiap sore dan berlangsung selama bulan Ramadan hingga pertengahan tahun depan.
Acara ini menawarkan pendekatan slow fashion dan perhiasan bermakna yang tidak hanya sekadar estetika, melainkan sarana untuk mengeksplorasi hubungan antara manusia, alam, dan emosi. Pengunjung diajak melibatkan diri dalam tiga tahap utama: Melihat, Memahami, dan Merawat, yang secara menyeluruh memupuk kesadaran diri dan lingkungan secara berkelanjutan.
Rangkaian Acara Menjamu Hati: Berkenalan dengan Koleksi dan Refleksi Diri
Tahap pertama, Melihat, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengeksplorasi koleksi Raya terbaru dari Sejauh Mata Memandang dan koleksi perhiasan perdana Garden of Mimosa. Melalui interaksi langsung, pengunjung dapat memahami proses kreatif yang melandasi setiap karya. Koleksi Melihat ini menonjolkan keindahan sekaligus pesan ekologis yang disisipkan dalam desainnya.
Selanjutnya, pada tahap Memahami, pengunjung mengikuti sesi diskusi bertajuk “Financial Healing Money Bestie” bersama perancang keuangan Aliyah Natasya. Dialog ini membahas bagaimana mengelola keuangan dengan prinsip yang selaras dengan nilai kehidupan dan keberlanjutan. Selain itu, praktik keseimbangan jiwa dan raga yang dinamakan “The Sacred Pause” dipandu oleh Mira Madjid dari Bodhicitta Circle. Sesi ini diakhiri dengan ritual perawatan diri menggunakan Copper Gua Sha, sebuah metode tradisional yang dikemas dalam konsep modern sebagai bentuk perawatan holistik.
Seluruh aktivitas dirancang untuk menanamkan budaya merawat diri dan lingkungan secara seimbang, yang sejatinya menjadi fondasi dari nilai slow fashion dan kehidupan berkelanjutan.
Koleksi Raya Larung: Menjaga Ekosistem Laut Indonesia Melalui Slow Fashion
Koleksi Larung memiliki pesan kuat terkait pelestarian ekosistem laut yang tengah terancam. Koleksi ini merupakan hasil presentasi pada Jakarta Fashion Week, yang mengangkat inspirasi fauna laut yang terancam punah akibat eksploitasi berlebihan. Chitra Subiyakto, sebagai Creative Director, menegaskan bahwa tujuan utama koleksi ini adalah mengabadikan dan mengingatkan pentingnya menjaga keindahan dan keseimbangan ekosistem laut Indonesia.
Material yang digunakan dalam Larung didominasi oleh tencel dan bahan ramah lingkungan yang mudah terurai secara alami. Pendekatan ini mendukung visi slow fashion yang mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Pemilihan material berkelanjutan menegaskan komitmen untuk menciptakan produk yang tidak hanya indah, tetapi juga bertanggung jawab.
Desain koleksi Larung didominasi oleh warna biru dan putih yang melambangkan atmosfir laut. Ragam busana yang ditawarkan mencakup scarf, outer, kebaya, dress, hingga camisole untuk perempuan, serta kemeja dan celana panjang untuk laki-laki. Tak ketinggalan, koleksi juga menyasar anak-anak, sehingga mampu menjadi pilihan fashion keluarga yang berkesadaran lingkungan. Total terdapat sekitar 30 item dalam koleksi ini yang mengusung desain timeless untuk memperpanjang masa pakai.
Garden of Mimosa: Perhiasan Penuh Makna yang Menggugah Jiwa
Garden of Mimosa adalah label perhiasan debut yang digagas oleh penyanyi jazz pop Muthia Nadhira. Nama label ini diambil dari album debutnya yang juga bernama sama. Garden of Mimosa tidak memandang perhiasan semata sebagai hiasan, melainkan sebagai simbol dari cerita kehidupan dan perjalanan emosi pemakainya.
Koleksi pertama, yang dinamakan Tilas, terinspirasi dari lirik lagu yang ditulis oleh suami Muthia, Ferry Irwandi. Tilas secara filosofi menyiratkan jejak hidup dan memori yang melekat, juga refleksi cinta, luka, dan duka. Melalui koleksi ini, Muthia ingin mengajak pemakai untuk merenungkan makna dari setiap kenangan dan pengalaman yang membentuk jiwa seseorang.
Rincian koleksi Tilas terdiri dari tiga jenis produk: Tilas Air Ring, Tilas Lace Ring, dan Tilas Earring. Ketiganya hadir dalam tiga pilihan warna berupa silver, rose gold, dan gold. Motif lace mewakili ketidakseimbangan dalam proses memberi dan menerima, sedangkan desain Air Ring menggali tema kehilangan dan kesedihan. Garden of Mimosa mempertahankan desain klasik dan minimalis agar perhiasan mudah dipadupadankan dan nyaman dipakai sehari-hari.
Mengunjungi Pop Up Store Menjamu Hati: Ruang Inspirasi bagi Masyarakat Urban
Pop up store Menjamu Hati menjadi wadah bagi pengunjung untuk menjelajahi dan mengalami secara langsung koleksi dari Sejauh Mata Memandang dan Garden of Mimosa. Tempat ini berlokasi di Rumah Kita, Menteng, Jakarta Pusat, dan dibuka setiap Kamis hingga Minggu pada pukul 11 pagi sampai 6 sore. Event ini dirancang dengan sistem pendaftaran agar pengalaman yang didapatkan lebih fokus dan menyentuh.
Selain berbelanja koleksi dengan nilai estetika dan ekologis, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif. Acara ini berhasil memadukan aspek slow fashion dan perhiasan bermakna untuk memperkuat hubungan diri dengan alam dan jiwa. Pendekatan ini sangat relevan bagi masyarakat urban yang ingin menjalani gaya hidup lebih sadar dan bertanggung jawab.
Panduan Rangkaian Acara dan Koleksi di Menjamu Hati
-
Melihat
- Eksplorasi koleksi Raya Larung.
- Interaksi dengan koleksi Garden of Mimosa.
-
Memahami
- Diskusi “Financial Healing Money Bestie” bersama Aliyah Natasya.
- Praktik meditasi “The Sacred Pause” dan perawatan Copper Gua Sha.
- Merawat
- Refleksi terhadap nilai slow fashion dan perhiasan bermakna.
- Penguatan kesadaran diri dan perlindungan lingkungan.
Acara ini menghadirkan pengalaman menyeluruh yang menggabungkan mode, kesehatan jiwa, dan kepedulian lingkungan. Melalui karya yang diciptakan, serta dialog dan praktik spiritual, pengunjung diajak untuk menikmati momen refleksi sejati sambil mengapresiasi keindahan yang berkelanjutan.
Dengan hadirnya konsep ini, Sejauh Mata Memandang dan Garden of Mimosa memperkuat pesan bahwa gaya hidup sadar dan perawatan diri yang berkelanjutan bisa diimplementasikan mulai dari hal sederhana di rumah, sejauh mata memandang. Ini membuka ruang baru bagi konsumen untuk memilih produk dengan nilai lebih, baik secara estetika maupun filosofis, demi masa depan yang harmonis antara manusia dan alam.
