Xpeng Catat Pengiriman Januari 2026 Turun 34% Karena Pajak Naik dan Berkurangnya Subsidi Mobil Listrik

Pengiriman kendaraan Xpeng pada Januari mengalami penurunan signifikan, mencapai 20.011 unit. Angka tersebut turun sebesar 34,07% dibandingkan pengiriman Januari tahun sebelumnya dan turun 46,65% jika dibandingkan dengan bulan Desember.

Penurunan ini terutama disebabkan oleh perubahan kebijakan pajak dan berakhirnya insentif dari pemerintah Tiongkok. Pemerintah menghapus potongan pajak pembelian kendaraan listrik sebesar 10%, dan kini pembeli harus membayar pajak sebesar 5%. Selain itu, subsidi program trade-in kendaraan lama juga dihentikan di berbagai kota besar.

Faktor Penyebab Penurunan Pengiriman Xpeng

Ada beberapa faktor yang memengaruhi penurunan pengiriman kendaraan Xpeng, antara lain:

  1. Kenaikan pajak pembelian kendaraan listrik menjadi 5%, sebelumnya mendapat potongan penuh.
  2. Penghentian program subsidi tukar tambah kendaraan lama di kota-kota besar.
  3. Siklus off-season pasar otomotif Tiongkok di awal tahun.
  4. Penurunan permintaan umum akibat siklus pembelian kendaraan.

Meskipun menghadapi tekanan pasar, Xpeng tetap fokus memperkuat portofolio produk. Model MPV Xpeng X9 menjadi salah satu andalan dengan penjualan kumulatif mencapai 51.897 unit sejak diluncurkan. Model ini menonjol sebagai kendaraan listrik multi-fungsi dengan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV).

Inovasi Produk dan Strategi Penjualan Xpeng

Pada awal tahun, Xpeng melakukan pembaruan pada empat model kendaraannya. Dua di antaranya kini hadir dalam varian extended-range yang menggabungkan baterai listrik dan sistem penggerak tambahan untuk memperpanjang jarak tempuh. Selain itu, pemesanan model X9 versi battery electric vehicle (BEV) terbaru mulai dibuka sejak awal Januari.

Xpeng juga memperkenalkan program pembiayaan dengan bunga rendah hingga tujuh tahun. Program ini bertujuan mempermudah konsumen dalam pembelian kendaraan baru di tengah kondisi pasar yang menantang. Dengan strategi ini, Xpeng berusaha sejajar dengan pesaing seperti Tesla dan Xiaomi yang juga menawarkan fasilitas kredit menarik.

Perbandingan Data Pengiriman Januari

Data pengiriman kendaraan Xpeng selama tiga tahun terakhir menunjukkan fluktuasi yang cukup besar. Berikut data pengiriman pada bulan Januari:

Tahun Jumlah Pengiriman
2024 8.250 unit
2025 30.350 unit
2026 20.011 unit

Terlihat penurunan pengiriman pada Januari 2026 cukup signifikan dibandingkan tahun 2025. Hal ini menegaskan bahwa volume penjualan sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan kondisi pasar.

Dinamika Pasar Kendaraan Listrik di Tiongkok

Pasar kendaraan energi baru (NEV) di Tiongkok memasuki masa transisi akibat perubahan regulasi pemerintah. Pemerintah sedang menata ulang skema insentif agar pasar lebih seimbang dan mendukung inovasi serta keberlanjutan industri otomotif.

Skema pajak dan subsidi yang diperbarui diyakini dapat menciptakan ekosistem industri kendaraan listrik yang lebih stabil dalam jangka panjang. Produsen seperti Xpeng harus beradaptasi dengan kebijakan baru ini sekaligus fokus pada pengembangan produk dan layanan penjualan.

Ke depan, Xpeng mengandalkan teknologi extended-range dan program pembiayaan menarik sebagai senjata utama. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga daya tarik produk di mata konsumen yang kini lebih selektif.

Meskipun penurunan pengiriman pada awal tahun menjadi tantangan nyata, prospek pasar kendaraan listrik di Tiongkok masih cukup positif. Perusahaan otomotif terus menjajaki berbagai strategi agar dapat bertahan dan berkembang dalam industri yang dinamis serta kompetitif. Strategi inovasi produk dan fleksibilitas kebijakan penjualan menjadi kunci keberhasilan Xpeng di tengah perubahan pasar.

Berita Terkait

Back to top button