Xiaomi 17 Pro Max Gagal Masuk 10 Besar DXOMARK: Foto Hebat, Tapi Video dan Zoom Masih Lemah

Xiaomi 17 Pro Max telah menjalani pengujian kamera secara menyeluruh oleh DXOMARK, lembaga terpercaya yang mengukur performa kamera ponsel secara global. Hasil pengujian menunjukkan bahwa smartphone ini memperoleh skor total 159 dan menduduki posisi ke-13 pada daftar peringkat kamera smartphone dunia.

Skor ini memperlihatkan bahwa Xiaomi 17 Pro Max masih gagal menembus 10 besar kamera ponsel unggulan. Meskipun begitu, perangkat ini mencatatkan performa fotografi diam yang sangat mengesankan dengan skor 165. Kamera utama beresolusi 50MP menggunakan sensor besar berukuran 1/1.28 inci yang menghasilkan detail serta warna akurat. Penilaian DXOMARK mencatat white balance dan rendering warna yang alami dan memuaskan.

Performa Fotografi yang Memuaskan

Pengujian di berbagai kondisi pencahayaan memperlihatkan hasil positif. Foto di luar ruangan memperoleh skor 172, sedangkan pengambilan gambar di dalam ruangan mencapai 161. Selain itu, kemampuan potret pada Xiaomi 17 Pro Max juga disorot dengan skor 155. Reproduksi warna kulit dan detail wajah tampil dengan baik, menjadikan smartphone ini unggul untuk foto diam berkelas premium.

Lemah pada Aspek Video

Sayangnya, keunggulan dalam fotografi diam tidak diikuti oleh performa video. Smartphone ini hanya meraih skor video 146, jauh di bawah ekspektasi kelas flagship. DXOMARK memberikan catatan penting terkait stabilisasi video yang masih lemah. Rekaman cenderung berguncang meskipun ponsel tidak banyak digerakkan.

Exposure dan dynamic range memang cukup baik saat merekam dalam cahaya terang, tetapi white balance sering mengalami ketidakstabilan. Noise juga mulai muncul signifikan ketika merekam dalam kondisi gelap, sehingga kualitas video menjadi kurang optimal.

Kelemahan Zoom yang Mempengaruhi Peringkat

Selain video, performa zoom juga menjadi faktor yang menahan Xiaomi 17 Pro Max. Perangkat ini mengandalkan lensa telefoto optik 5x yang efektif untuk focal length jauh. Namun, pada rentang zoom menengah, kamera lebih mengandalkan cropping dari sensor utama, bukan kamera telefoto khusus.

Akibatnya, detail gambar pada zoom menengah kurang tajam jika dibandingkan dengan pesaing yang menggunakan zoom optik lebih intensif. Pada zoom ekstrem, penggunaan pemrosesan berbasis AI menimbulkan tekstur tidak alami dan mengurangi kualitas visual akhir.

Rangkuman Skor Kamera Xiaomi 17 Pro Max menurut DXOMARK:

  1. Skor keseluruhan: 159 (posisi ke-13 global)
  2. Skor fotografi diam: 165 (detail dan warna unggul)
  3. Skor video: 146 (stabilisasi dan noise menjadi kelemahan)
  4. Performa zoom: inkonsisten pada rentang menengah dan ekstrem

Dampak dan Implikasi Peringkat DXOMARK

Peringkat yang diperoleh menunjukkan Xiaomi 17 Pro Max mampu bersaing dalam aspek fotografi diam, tetapi masih tertinggal dalam hal perekaman video dan performa zoom. Beberapa merek besar seperti Huawei, Vivo, Oppo, Apple, Google, dan Motorola berhasil menghadirkan kamera dengan performa lebih seimbang antara foto dan video.

DXOMARK menegaskan bahwa spesifikasi kamera tinggi saja tidak cukup jika aspek penting lain seperti stabilisasi video dan algoritma pemrosesan gambar belum optimal. Xiaomi harus fokus meningkatkan fungsi stabilisasi dan konsistensi zoom agar dapat bersaing ketat di jajaran smartphone dengan kamera terbaik di dunia.

Xiaomi 17 Pro Max menjadi contoh flagship yang sangat baik untuk pengambilan foto diam. Namun, untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang membutuhkan hasil video berkualitas tinggi, serta zoom yang konsisten, masih diperlukan perbaikan signifikan. Posisi ke-13 memang tidak buruk, tetapi membuka peluang besar bagi Xiaomi meningkatkan teknologi kamera di produk-produk berikutnya demi mendaki posisi teratas DXOMARK.

Exit mobile version