Windows 11 Ubah Cara Cetak dengan Universal Driver Mopria, Akhiri Masalah Driver Printer Lama yang Menghambat dan Rentan Ancaman Keamanan

Windows 11 menghadirkan perubahan penting dalam cara sistem operasi ini menangani pencetakan dengan fokus memperbaiki masalah driver printer yang sudah lama menjadi kendala pengguna. Model driver konvensional yang bergantung pada jenis printer spesifik sering menimbulkan kompatibilitas dan keamanan yang rentan. Dengan memperkenalkan pendekatan modern dan universal, Microsoft berupaya menyederhanakan sekaligus mengamankan proses cetak.

Selama ini, Windows menggunakan driver printer yang dibuat khusus untuk setiap model atau kelompok printer tertentu. Metode ini sering bermasalah saat ada pembaruan sistem atau perubahan arsitektur perangkat keras seperti pada PC berbasis ARM, dimana driver lama sering tidak kompatibel lagi. Kondisi ini menyebabkan pengguna harus mencari driver baru, mempertahankan komputer lama, atau bahkan mengganti perangkat printer.

Universal Printer Driver dan Standar Mopria

Sebagai solusi, Microsoft telah meluncurkan universal printer driver yang mendukung standar Mopria. Driver ini sudah mulai diperkenalkan sejak Windows 10 versi 21H2 dan semakin disempurnakan pada Windows 11. Dengan universal driver, satu jenis driver dapat digunakan untuk berbagai model printer yang memenuhi standar Mopria sehingga instalasi dan pengelolaan menjadi lebih mudah.

Standar Mopria banyak diadopsi oleh produsen printer dari segmen rumahan hingga bisnis. Selain itu, Universal Print, layanan pencetakan berbasis cloud Microsoft, mampu menggantikan server cetak tradisional menjadi solusi yang lebih fleksibel dan aman. Hal ini memberikan kemudahan khususnya di lingkungan kerja yang mengandalkan jaringan dan manajemen printer secara terpusat.

Langkah Penghapusan Driver Printer Lama

Microsoft memulai fase pengurangan dukungan terhadap model driver printer lama dengan membatasi distribusi melalui Windows Update sejak awal tahun depan. Namun, printer lawas yang sudah dipasang drivernya tetap bisa berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Mulai Juli mendatang, sistem Windows 11 akan memprioritaskan penggunaan driver universal jenis IPP (Internet Printing Protocol) jika tersedia, mengurangi ketergantungan pada driver lama. Selanjutnya, pada Juli tahun berikutnya, pembaruan driver-model lama melalui Windows Update hanya akan diberikan untuk patch keamanan, tidak lagi untuk peningkatan fungsionalitas.

Manfaat Modernisasi Sistem Pencetakan

Perubahan ini memberikan tiga keuntungan utama. Pertama, kompatibilitas meluas tanpa perlu menunggu driver khusus dari setiap produsen printer. Kedua, peningkatan aspek keamanan karena driver lama sering menjadi sumber celah kerentanan sistem. Ketiga, kemudahan pengelolaan printer di lingkungan kerja yang kompleks seperti perkantoran dan organisasi besar.

Meskipun proses ini berjalan bertahap dan memakan waktu beberapa tahun, Microsoft menegaskan bahwa inovasi model pencetakan universal ini sudah terbukti meningkatkan kestabilan dan keandalan layanan cetak. Pendekatan baru memungkinkan pencetakan yang berjalan mulus, tanpa hambatan perangkat keras atau kerumitan jaringan di belakang layar.

Dampak bagi Pengguna Printer Lama

Bagi pengguna rumahan atau perkantoran yang masih memanfaatkan printer lama, perubahan ini berarti tidak perlu khawatir kehilangan dukungan secara tiba-tiba. Driver lama yang sudah terpasang masih akan berfungsi normal selama komputer berjalan pada Windows 11 versi terbaru.

Namun, secara bertahap, penggunaan universal driver berbasis standar Mopria secara luas akan menggantikan driver lama. Pengguna juga dapat memanfaatkan Universal Print dari Microsoft untuk solusi pencetakan modern berbasis cloud yang lebih mudah dan aman.

Berikut adalah ringkasan jadwal transformasi sistem driver printer di Windows 11:

  1. Awal tahun depan, Windows Update mulai membatasi distribusi driver printer model lama.
  2. Juli tahun depan, prioritas dialihkan ke driver universal IPP jika tersedia.
  3. Juli dua tahun mendatang, pembaruan driver lama hanya untuk keamanan, bukan fitur.
  4. Tidak ada tanggal pasti penghentian dukungan printer lawas, tetap dijalankan beberapa tahun ke depan.

Pendekatan ini menegaskan komitmen Microsoft mengatasi tantangan lama terkait driver printer konvensional. Dengan model universal dan penggunaan standar Mopria, pengguna dapat menikmati pengalaman cetak yang lebih stabil, aman, dan mudah dikelola. Inovasi ini dibarengi dengan layanan cloud Universal Print yang menjadikan proses pencetakan semakin fleksibel, terutama di lingkungan bisnis dan profesional.

Sumber data berasal dari blog resmi Windows IT Pro dan dokumentasi Windows Drivers yang menggambarkan roadmap modernisasi fungsi cetak Windows 11. Transformasi ini menjadi tonggak penting menghadirkan ekosistem pencetakan yang siap menghadapi perkembangan teknologi perangkat keras dan jaringan di masa depan.

Berita Terkait

Back to top button