Windows 11 Dapat 9 Fitur Baru, Update Insider Maret Ubah Arah Sistemnya

Microsoft kembali menambah sembilan fitur baru untuk Windows 11 lewat rangkaian build Insider yang dirilis pada periode pengujian terbaru. Pembaruan ini tersebar di kanal Dev, Beta, dan Canary, dengan fokus utama pada aksesibilitas, keamanan, produktivitas, serta peningkatan pengalaman sistem yang lebih matang.

Update paling penting dari gelombang ini terlihat bukan hanya dari banyaknya fitur baru, tetapi juga dari arah pengembangan Windows 11 yang makin jelas. Microsoft tampak ingin membuat sistem operasi ini lebih aman untuk dipakai harian, lebih mudah diakses pengguna berkebutuhan khusus, dan lebih informatif saat dipakai untuk pekerjaan teknis maupun pengelolaan perangkat.

Perubahan yang paling terasa di sisi aksesibilitas

Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Pointer Indicator, yang hadir untuk membantu pengguna dengan penglihatan terbatas menemukan kursor mouse lebih cepat. Saat fitur ini aktif, sistem menampilkan efek crosshair di sekitar pointer dan pengguna bisa menyesuaikan warnanya agar lebih mudah terlihat.

Fitur ini tersedia melalui menu Settings > Accessibility > Mouse pointer and touch. Microsoft juga menyiapkan pintasan cepat Windows key + Ctrl + Shift + X untuk menyalakan atau mematikan fitur tersebut dengan lebih praktis.

Langkah ini menunjukkan bahwa Microsoft masih menempatkan aksesibilitas sebagai bagian penting dari pengembangan Windows 11. Dukungan seperti ini juga relevan untuk pengguna laptop, monitor besar, dan perangkat kerja yang dipakai dalam waktu lama.

Feedback Hub tampil lebih ringkas dan lebih terarah

Aplikasi Feedback Hub juga mendapat penyegaran tampilan agar selaras dengan bahasa desain Windows 11. Perubahan ini membuat antarmuka terlihat lebih bersih, sekaligus memudahkan pengguna saat mengirim masukan ke Microsoft.

Halaman “Give Feedback” kini memakai template yang lebih ringkas untuk laporan bug dan permintaan fitur. Pengguna juga dapat mengirim umpan balik positif, sementara riwayat aktivitas tetap bisa dipantau lewat halaman “My feedback”.

Bagi Microsoft, pembaruan ini penting karena masukan pengguna menjadi salah satu sumber utama dalam pengembangan fitur baru. Tampilan yang lebih sederhana berpotensi mendorong lebih banyak laporan yang relevan dan lebih mudah diproses.

Windows 11 mulai lebih fleksibel untuk audio dan touchpad

Salah satu fitur baru yang menarik perhatian datang dari Shared audio, yang diuji dengan dukungan perangkat lebih luas. Saat dua perangkat Bluetooth LE Audio tersambung, sistem menampilkan slider volume terpisah untuk masing-masing pendengar.

Berikut beberapa perubahan yang paling relevan untuk pengguna perangkat harian:

  1. Volume utama tetap muncul di Quick Settings.
  2. Kontrol hardware dan keyboard masih mengatur audio untuk dua pengguna sekaligus.
  3. Taskbar menampilkan indikator agar status berbagi audio lebih mudah dikenali.
  4. Pengaturan ini membantu skenario mendengarkan bersama tanpa perlu perangkat tambahan yang rumit.

Di sisi laptop, touchpad juga mendapat opsi baru untuk mengatur ukuran area klik kanan. Pengguna bisa memilih default, small, medium, atau large, tergantung dukungan perangkat yang digunakan.

Menu tersebut tersedia di Settings > Bluetooth & Devices > Touchpad. Pada perangkat tertentu, pabrikan juga bisa menambahkan pengaturan sendiri sehingga opsi “Custom” ikut muncul.

File Explorer dan Task Manager makin informatif

File Explorer menerima peningkatan kecil, tetapi berguna, di menu klik kanan. Saat pengguna memilih file seperti .exe, .bat, atau .cmd, opsi “Open” kini menampilkan ikon aplikasi yang akan dipakai untuk membuka file tersebut.

Perubahan ini membantu pengguna mengenali aplikasi terkait dengan lebih cepat. Walau tampak sederhana, detail seperti ini bisa mengurangi kebingungan saat bekerja dengan file sistem atau file administrasi.

Task Manager juga mendapat pembaruan yang jauh lebih menarik, terutama bagi pengguna yang memantau performa perangkat modern. Microsoft menambahkan informasi yang lebih mendalam soal Neural Processing Unit atau NPU.

Pada halaman Processes, Users, dan Details, pengguna bisa menambahkan kolom “NPU” dan “NPU Engine”. Di halaman Details, ada pula kolom “NPU Dedicated Memory” dan “NPU Share Memory” untuk melihat beban kerja AI secara lebih jelas.

Perubahan lain di Task Manager adalah kolom “Isolation” pada halaman Processes dan Details. Kolom ini membantu pengguna melihat apakah aplikasi berjalan di dalam AppContainer, yang berguna untuk memantau batasan keamanan dan isolasi proses.

Keamanan naik level lewat Administrator Protection

Salah satu perubahan yang dinilai paling penting dari sisi keamanan adalah hadirnya Administrator Protection. Fitur ini memberi lapisan perlindungan tambahan saat aplikasi yang tidak dikenal meminta peningkatan hak akses.

Saat aplikasi yang tidak ditandatangani atau tidak tepercaya mencoba naik level, sistem akan menampilkan dialog otorisasi. Microsoft menjelaskan bahwa mekanisme ini berbeda dari User Account Control karena memakai akun sistem terisolasi yang dibuat sementara saat dibutuhkan.

Setelah tugas selesai, akun tersebut dibuang, sehingga risiko penyalahgunaan dapat ditekan. Fitur ini bisa diatur melalui Windows Security, Intune, atau Group Policy Editor, sehingga relevan untuk pengguna rumahan maupun lingkungan kerja.

Printer, console, dan detail sistem ikut diperbarui

Windows Protected Print Mode kini mendapat penanda khusus di pengaturan printer. Microsoft menambahkan ikon baru untuk menandai printer yang mendukung mode perlindungan tersebut, sehingga pengguna bisa lebih mudah mengenali perangkat yang sesuai.

Di sisi lain, Windows Console menerima peningkatan besar yang menyentuh Command Prompt, PowerShell, dan Windows Subsystem for Linux. Microsoft mulai menggabungkan banyak peningkatan dari Windows Terminal ke dalam Console, bukan lagi memisahkannya sebagai komponen yang berdiri sendiri.

Pembaruan itu mencakup jalur rendering Direct3D opsional, dukungan regular expression di dialog Find, kemampuan merender gambar lewat Sixel, serta perbaikan aksesibilitas dan clipboard. Microsoft juga menyebut input yang lebih konsisten untuk PowerShell dan WSL sebagai bagian dari peningkatan terbaru.

Daftar 9 fitur baru yang paling menonjol

Fitur Fungsi utama Manfaat bagi pengguna
Pointer Indicator Menandai posisi kursor dengan crosshair Lebih mudah menemukan pointer
Feedback Hub baru Tampilan lebih rapi dan ringkas Pengiriman masukan lebih cepat
Shared audio Berbagi audio dengan kontrol volume terpisah Nyaman untuk dua pengguna
File Explorer update Menampilkan ikon aplikasi di menu Open Identifikasi file lebih cepat
Administrator Protection Lapisan keamanan saat aplikasi naik level Risiko akses tidak tepercaya berkurang
Opsi touchpad Mengatur ukuran area klik kanan Kontrol laptop lebih fleksibel
Task Manager NPU Menampilkan detail proses AI Pemantauan performa lebih jelas
Kolom Isolation Menunjukkan proses dalam AppContainer Visibilitas keamanan meningkat
Windows Protected Print Mode Penanda printer yang kompatibel Pemilihan printer lebih aman

Rangkaian perubahan ini memperlihatkan bahwa Windows 11 terus bergerak ke arah sistem yang lebih cerdas dan lebih aman. Bagi pengguna Insider, update Maret ini bukan sekadar penambahan fitur kosmetik, tetapi juga peningkatan yang bisa memengaruhi cara kerja sehari-hari, mulai dari navigasi, audio, keamanan, hingga pemantauan komponen berbasis AI.

Berita Terkait

Back to top button