LG kembali mendorong batas ukuran dan performa TV premium lewat lini QNED evo Mini LED terbaru yang dipersiapkan untuk pasar kelas atas. Sorotan utamanya ada pada model 115 inci yang ditujukan untuk menghadirkan pengalaman menonton layaknya layar bioskop di ruang keluarga.
Langkah ini juga menegaskan bahwa LG tidak hanya mengejar ukuran panel, tetapi juga pengalaman yang lebih serius untuk gamer dan penikmat konten HDR. Sejumlah fitur seperti mode gaming hingga 330Hz, Precision Dimming Ultra, dan AI Sound Pro menjadi paket utama yang diusung dalam jajaran TV barunya.
TV 115 inci jadi pusat perhatian
Model 115 inci bukan sekadar angka besar di atas kertas, karena LG menempatkannya sebagai varian tertinggi dalam seri QNED90. Ukuran ini jelas menyasar konsumen yang ingin layar super lebar tanpa harus beralih ke proyektor.
Di bawahnya, LG juga menyiapkan QNED85 berukuran 100 inci serta beberapa model lain seperti QNED82, QNED8M, QNED80, dan QNED70. Susunan ini menunjukkan bahwa LG ingin menjangkau pasar yang lebih luas, dari pembeli TV premium berukuran jumbo hingga pengguna yang tetap mengincar layar besar namun dengan pilihan spesifikasi berbeda.
Prosesor AI jadi otak pemrosesan gambar dan suara
Seluruh seri ini ditenagai α8 AI Processor Gen 3 yang menangani pemrosesan gambar serta audio. Chip ini digunakan untuk memperbaiki ketajaman, kecerahan, dan detail gambar dengan bantuan kecerdasan buatan.
LG juga membawa teknik kontrol cahaya yang selama ini identik dengan lini OLED ke keluarga QNED. Pendekatan tersebut penting untuk panel besar, karena distribusi cahaya harus tetap presisi agar kontras tidak mudah turun saat layar berukuran sangat luas menampilkan adegan gelap dan terang secara bersamaan.
Fitur visual fokus pada warna dan kontras
LG mengandalkan Dynamic QNED Color Pro untuk memperkuat akurasi warna, terutama pada konten HDR. Perusahaan menyebut panel pada seri ini sudah mengantongi sertifikasi Intertek untuk 100 persen color volume, yang berarti reproduksi warna diklaim tetap konsisten pada layar besar.
Fitur lain yang menjadi andalan adalah Precision Dimming Ultra. Sistem ini mengatur ribuan zona peredupan agar area gelap terlihat lebih pekat, sementara bagian terang tetap mempertahankan detail.
Berikut ringkasan fungsi utama fitur visual yang dibawa:
- Dynamic QNED Color Pro: menjaga akurasi warna pada konten HDR.
- Precision Dimming Ultra: mengelola ribuan zona backlight untuk kontras yang lebih baik.
- AI Super Upscaling: menaikkan kualitas konten resolusi rendah ke tampilan 4K.
- AI Picture Pro: memprioritaskan peningkatan wajah dan subjek utama.
- Dynamic Tone Mapping Pro: menyesuaikan kecerahan dan kontras per frame.
Kombinasi fitur tersebut membuat TV ini bukan cuma mengandalkan ukuran, tetapi juga menargetkan kualitas tampilan yang lebih stabil di berbagai jenis konten.
AI Sound Pro dorong audio bawaan lebih luas
Di sisi audio, LG menanamkan AI Sound Pro untuk menghasilkan keluaran virtual 11.1.2 channel melalui speaker bawaan TV. Fitur ini dirancang agar dialog, efek, dan ambience terdengar lebih lebar tanpa langsung bergantung pada soundbar tambahan.
Pendekatan ini relevan untuk pengguna yang ingin instalasi rapi di ruang keluarga, tetapi tetap menginginkan efek suara yang terasa besar. Pada TV berukuran 115 inci, kualitas audio bawaan menjadi penting karena perangkat sebesar ini umumnya ditempatkan sebagai pusat hiburan utama di rumah.
Serius menyasar gamer kelas berat
Pembaruan terbesar lain ada pada sisi gaming, yang terlihat dari dukungan VRR hingga 165Hz, AMD FreeSync Premium, dan Auto Low Latency Mode. Ketiga fitur ini membantu mengurangi tearing, menjaga sinkronisasi frame, dan menekan input lag saat bermain.
Pada model tertentu, LG juga menyertakan Motion Booster yang mampu mendorong refresh rate hingga 330Hz. Fitur ini diposisikan untuk genre kompetitif dan game cepat yang membutuhkan respons visual sangat tinggi.
Dukungan gaming tersebut menunjukkan arah strategi LG yang makin jelas, yaitu membuat TV premium tidak hanya cocok untuk film dan olahraga, tetapi juga untuk pemain konsol dan PC yang menuntut performa layar tinggi. Dalam segmen ini, angka 330Hz tentu menjadi daya tarik tersendiri karena jarang muncul pada TV berukuran super besar.
Gaming Portal dan webOS 26 ikut memperluas fungsi
LG juga menambahkan Gaming Portal agar pengguna bisa mengakses layanan cloud gaming dan game berbasis web langsung dari TV. Fitur ini memberi opsi bermain tanpa harus selalu mengandalkan konsol eksternal, selama layanan yang dipakai mendukung.
Seluruh jajaran ini menjalankan webOS 26, yang membawa serangkaian fitur tambahan untuk konten olahraga dan personalisasi. Sports Portal memudahkan akses ke pertandingan langsung, skor, dan jadwal dalam satu tampilan.
Sports Alert akan mengirim pembaruan untuk tim pilihan pengguna, sedangkan AI Concierge dapat menampilkan progres pertandingan dan prediksi di layar. LG juga menambahkan Voice ID untuk mengenali profil pengguna dan menyesuaikan rekomendasi konten yang tampil.
Integrasi layanan pintar dan perlindungan data
TV baru ini juga disiapkan untuk berkomunikasi dengan Google Gemini dan Microsoft Copilot. Dukungan itu membuka jalan bagi pencarian dan tanya jawab langsung dari layar TV, sehingga perangkat ini bergerak lebih jauh menjadi pusat asisten rumah pintar.
Di sisi keamanan, LG menyertakan LG Shield yang menggunakan enkripsi bawaan untuk melindungi data pengguna. Kehadiran lapisan keamanan ini menjadi penting karena semakin banyak fungsi TV modern yang terhubung ke akun, preferensi, dan layanan daring.
Pasar awal dan posisi di segmen premium
LG menyatakan lini QNED evo Mini LED terbaru akan lebih dulu hadir di Korea, Amerika Serikat, dan Eropa. Pasar lain diperkirakan menyusul setelah peluncuran awal tersebut berjalan.
Sampai saat ini, LG belum mengumumkan harga resmi untuk tiap model. Namun, dengan ukuran 115 inci, prosesor AI generasi baru, hingga fitur gaming 330Hz, seri ini jelas diposisikan untuk segmen premium yang mengutamakan ukuran besar, kualitas gambar tinggi, dan kemampuan bermain game kelas atas dalam satu perangkat.
