Snapdragon 7 Gen 4 dan Snapdragon 8s Gen 3 merupakan dua chipset unggulan dari Qualcomm yang sering dibandingkan dalam segmen pasar smartphone kelas atas. Meskipun keduanya ditargetkan untuk pasar yang berbeda, penggunaan dalam perangkat dengan kisaran harga yang mirip membuat perbandingan performa menjadi hal penting. Artikel ini membahas secara detail mengenai kecepatan, spesifikasi, dan fitur kedua chipset untuk memberikan gambaran lengkap bagi konsumen yang ingin memilih teknologi terbaik pada tahun 2026.
Kedua prosesor diproduksi dengan teknologi fabrikasi 4 nanometer oleh TSMC, namun memiliki konfigurasi CPU dan GPU yang berbeda. Snapdragon 7 Gen 4 mengusung satu inti Cortex-A720 dengan kecepatan 2,8 GHz, empat inti Cortex-A720 pada 2,4 GHz, dan tiga inti Cortex-A520 pada 1,84 GHz. Sebaliknya, Snapdragon 8s Gen 3 menggunakan satu inti Cortex-X4 yang lebih bertenaga dengan kecepatan 3,0 GHz, empat inti Cortex-A720 pada 2,8 GHz, serta tiga inti Cortex-A520 pada 2,0 GHz. Perbedaan utama terletak pada penggunaan core Cortex-X4 dalam 8s Gen 3 yang beroperasi dengan frekuensi lebih tinggi, sehingga meningkatkan performa CPU secara signifikan.
Dalam pengujian benchmark, keunggulan Snapdragon 8s Gen 3 sangat jelas. Misalnya, pada pengujian Geekbench, skor single-core chipset ini mencapai 1.932, terpaut jauh dari skor 1.252 yang dimiliki oleh Snapdragon 7 Gen 4. Pada pengujian multi-core, Snapdragon 8s Gen 3 menunjukkan skor 4.986, sementara 7 Gen 4 hanya mendapatkan skor 3.620. Begitu pula pada benchmark AnTuTu, Snapdragon 8s Gen 3 berhasil mencatat skor total 1.505.656, lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 7 Gen 4 yang mencetak sekitar 1.010.864. Peningkatan performa terbesar terlihat pada bagian GPU dengan kenaikan mencapai 60%.
Dari segi GPU, Snapdragon 7 Gen 4 mengandalkan Adreno 722, sedangkan 8s Gen 3 memakai Adreno 735 yang memiliki pipeline dan throughput komputasi lebih besar. Selain itu, dukungan ray tracing hardware-accelerated tersedia hanya pada Snapdragon 8s Gen 3. Fitur ini memungkinkan pengalaman gaming menjadi lebih realistis dengan pencahayaan dan bayangan yang lebih akurat, sebuah keuntungan khusus bagi pengguna yang mengutamakan performa grafis.
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kemampuan kamera dan konektivitas. Snapdragon 8s Gen 3 memakai ISP 18-bit, lebih canggih dibanding Qualcomm Spectra 12-bit pada Snapdragon 7 Gen 4. Keduanya mendukung kamera tunggal hingga 200 MP, namun 8s Gen 3 unggul dalam fitur zero shutter lag dan video slow-motion yang dapat mencapai 240 fps pada resolusi 1080p, sementara 7 Gen 4 hanya mampu 120 fps. Ini menjadi poin penting bagi pengguna yang gemar fotografi dan videografi mobile.
Untuk konektivitas, Snapdragon 8s Gen 3 menggunakan modem Snapdragon X70 dengan kecepatan unduh 5G hingga 6,5 Gbps. Snapdragon 7 Gen 4 masih mengandalkan modem 5G sub-6 GHz dengan kecepatan sampai 4,2 Gbps. Kedua perangkat mendukung Wi-Fi 7 dengan kecepatan puncak mencapai 5,8 Gbps. Namun, Bluetooth 6.0 yang lebih baru tersedia di Snapdragon 7 Gen 4, sedangkan Snapdragon 8s Gen 3 masih menggunakan Bluetooth 5.4.
Berikut ringkasan perbandingan spesifikasi utama Snapdragon 7 Gen 4 dan 8s Gen 3:
| Aspek | Snapdragon 7 Gen 4 | Snapdragon 8s Gen 3 |
|——————-|———————————|————————————-|
| CPU | 1x Cortex-A720 2,8 GHz | 1x Cortex-X4 3,0 GHz |
| | 4x Cortex-A720 2,4 GHz | 4x Cortex-A720 2,8 GHz |
| | 3x Cortex-A520 1,84 GHz | 3x Cortex-A520 2,0 GHz |
| GPU | Adreno 722 | Adreno 735 |
| GPU Ray Tracing | Tidak ada | Ada |
| ISP | Qualcomm Spectra 12-bit | ISP 18-bit |
| Kamera Maksimal | 200 MP | 200 MP |
| Video Slow-motion | 1080p @ 120 fps | 1080p @ 240 fps |
| Modem 5G | Sub-6 GHz, hingga 4,2 Gbps | Snapdragon X70, hingga 6,5 Gbps |
| Wi-Fi | Wi-Fi 7 (5,8 Gbps) | Wi-Fi 7 (5,8 Gbps) |
| Bluetooth | Bluetooth 6.0 | Bluetooth 5.4 |
Meskipun hasil benchmark dan spesifikasi menunjukkan dominasi Snapdragon 8s Gen 3 dalam performa dan fitur multimedia, Snapdragon 7 Gen 4 tetap menawarkan teknologi terkini terutama di sektor Bluetooth dan efisiensi daya. Penggunaan chip yang lebih baru juga membuatnya menarik bagi konsumen yang mengutamakan chipset generasi terbaru pada segmen upper-mid-range.
Pilihan antara kedua chipset tersebut selanjutnya harus disesuaikan dengan kebutuhan utama. Pengguna yang menginginkan performa gaming lebih handal dan multitasking berat tentu lebih diuntungkan dengan Snapdragon 8s Gen 3. Sebaliknya, untuk aktivitas standar seperti media sosial, browsing, dan multimedia ringan, Snapdragon 7 Gen 4 sudah sangat memadai dan memberikan pengalaman yang halus.
Dalam hal harga, terdapat situasi menarik di mana smartphone dengan Snapdragon 7 Gen 4 bisa memiliki harga yang setara atau bahkan lebih tinggi dari yang memakai Snapdragon 8s Gen 3. Hal ini membuat keputusan pemilihan bukan hanya soal performa murni, namun juga pertimbangan nilai tambah fitur dan preferensi konektivitas.
Dengan melihat kecepatan, performa CPU-GPU, dukungan kamera, serta kemampuan konektivitas secara rill di lapangan, Snapdragon 8s Gen 3 menjadi pilihan optimal untuk kelas flagship terjangkau di tahun 2026. Sementara Snapdragon 7 Gen 4 menegaskan posisi kuatnya sebagai opsi upper-mid-range yang modern dan efisien.
Pengguna disarankan untuk menyesuaikan seleksi chipset berdasarkan kebutuhan nyata dan kebiasaan penggunaan sehari-hari, agar mendapatkan perangkat dengan performa dan fitur yang paling relevan dan berguna dalam kehidupan digital mereka. Snapdragon 7 Gen 4 dan Snapdragon 8s Gen 3 menawarkan keunggulan berbeda namun sama-sama tangguh untuk kebutuhan teknologi masa depan yang kian dinamis.





