Seiring meningkatnya kebutuhan perangkat digital untuk menunjang belajar anak di rumah, pilihan tablet untuk pelajar menjadi semakin penting bagi para orang tua. Dua tablet yang kini banyak diperbandingkan adalah Samsung Galaxy Tab A9 dan Redmi Pad SE 8.7, keduanya menawarkan harga terjangkau dengan fitur yang relevan untuk kegiatan belajar mengajar. Artikel ini akan mengulas perbandingan kedua perangkat tersebut berdasarkan aspek desain, performa, daya tahan baterai, serta fitur pendukung guna membantu menentukan mana yang lebih layak dibeli untuk anak sekolah.
Desain dan Tampilan Layar
Samsung Galaxy Tab A9 mengusung desain kotak dengan warna abu-abu tua yang elegan dan simpel. Sementara, Redmi Pad SE 8.7 tampil berbeda dengan bodi membulat serta pilihan warna hijau, biru muda, dan abu-abu yang lebih variatif. Dari segi layar, keduanya sama-sama memanfaatkan ukuran 8,7 inci dengan resolusi HD+ 1340 x 800 piksel. Namun, Redmi Pad SE memiliki keunggulan pada refresh rate 90 Hz, berbanding 60 Hz di Galaxy Tab A9, yang membuat tampilan pada Redmi Pad SE terasa lebih halus, terutama saat scrolling atau animasi.
Performa dan Multitasking
Samsung Galaxy Tab A9 menjalankan sistem operasi One UI 6.1 berbasis Android dengan fitur split-screen multitasking dan Kids Mode, yang khusus dirancang agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan aman di bawah pengawasan orang tua. Redmi Pad SE 8.7 memakai sistem HyperOS berbasis Android 13, yang meskipun tidak dilengkapi fitur Kids Mode dan multitasking split-screen, menawarkan antarmuka yang segar dan cukup responsif.
Dari sisi hardware, Galaxy Tab A9 menggunakan chipset MediaTek Helio G99, sedikit lebih bertenaga dibanding MediaTek Helio G85 di Redmi Pad SE. Namun, Redmi memberikan kapasitas penyimpanan 128 GB yang dua kali lipat lebih besar dari 64 GB pada Galaxy Tab A9. Kapasitas RAM keduanya sama-sama 4 GB, mencukupi untuk aplikasi pendidikan standar.
Kapasitas Baterai dan Pengisian
Daya tahan baterai menjadi poin penting bagi tablet sekolah agar anak dapat belajar tanpa sering terganggu pengisian ulang. Redmi Pad SE mengungguli dengan baterai 8.000 mAh, dibandingkan 5.100 mAh yang dimiliki Galaxy Tab A9. Artinya, tablet dari Redmi bisa digunakan lebih lama untuk aktivitas belajar atau sesi hiburan. Namun, pengisian daya Galaxy Tab A9 lebih cepat dengan dukungan Fast Charging 15W, sedangkan Redmi Pad SE hanya mengandalkan pengisian standar 10W sehingga waktu pengisian lebih lama.
Kamera dan Fitur Pendukung
Kualitas kamera kedua tablet relatif sama, dengan sensor utama beresolusi 8 MP yang cukup untuk kebutuhan foto dan video pembelajaran. Redmi Pad SE unggul dengan kamera depan 5 MP, sedangkan Galaxy Tab A9 hanya 2 MP, membuat Redmi lebih baik untuk video call kelas online.
Adapun fitur lain, Galaxy Tab A9 dikenal dengan stabilitas antarmuka One UI yang intuitif serta tools edukasi tambahan. Redmi Pad SE menawarkan pengalaman MiUI Pad 14 yang modern dan berbasis Android 13, memberikan sensasi penggunaan yang lebih segar namun tanpa fitur edukasi dan parental control sekomprehensif Samsung.
Harga dan Kesimpulan Pilihan
Di pasar Indonesia, Samsung Galaxy Tab A9 dibanderol sekitar Rp1,8 juta hingga Rp2,2 juta untuk varian WiFi 4/64GB. Redmi Pad SE 8.7 dengan kapasitas 4/128GB hadir lebih murah di kisaran Rp1,6 juta hingga Rp1,9 juta. Dengan mempertimbangkan spesifikasi, penyimpanan lebih besar, dan baterai awet, Redmi Pad SE menjadi pilihan ekonomis yang sangat cocok untuk kebutuhan anak sekolah yang membutuhkan perangkat tahan lama dengan ruang penyimpanan luas.
Namun, jika prioritas adalah fitur edukasi lengkap, multitasking yang mendukung produktivitas anak, serta pengisian cepat, Samsung Galaxy Tab A9 tetap layak dipertimbangkan. Tablet ini juga bagus untuk anak-anak yang memerlukan kontrol orang tua lebih ketat dan pengalaman antarmuka yang stabil.
Dengan berbagai keunggulan dan kelemahan masing-masing, pilihan tablet antara Samsung Galaxy Tab A9 dan Redmi Pad SE sangat bergantung pada kebutuhan dan preferensi pengguna. Baik dari performa, daya tahan baterai, maupun fitur pendukung, kedua perangkat ini menawarkan nilai lebih yang bisa disesuaikan dengan aktivitas belajar bagi pelajar di berbagai tingkat sekolah.
