Samsung resmi memperkenalkan Galaxy A37 5G ke pasar global pada 25 Maret 2026 dengan membawa kombinasi spesifikasi yang menyasar kelas menengah premium. Ponsel ini tampil dengan chipset Exynos 1480, sistem operasi Android 16 berbasis One UI 8, serta sederet fitur AI yang menjadi nilai jual utama. Di saat yang sama, perangkat ini juga mengusung layar Super AMOLED 6,7 inci 120Hz, baterai 5.000 mAh, dan dukungan pengisian cepat 45W.
Chipset Exynos 1480 Jadi Pusat Perhatian
Sektor performa menjadi pembeda utama Samsung Galaxy A37 5G dibanding pendahulunya. Samsung membekali perangkat ini dengan Exynos 1480 berbasis fabrikasi 4 nm, yang dipadukan dengan CPU octa-core dan GPU Xclipse 530.
Berdasarkan data yang diungkap, chipset ini menggunakan konfigurasi 4×2,75 GHz Cortex-A78 dan 4×2,0 GHz Cortex-A55. Samsung menyebut clock speed tersebut lebih tinggi dibanding Snapdragon 6 Gen 3 pada Galaxy A36 yang berada di 2,4 GHz, sehingga ada peningkatan pada sisi tenaga pemrosesan.
Layar 6,7 Inci dan Desain yang Tetap Familiar
Dari sisi tampilan, Galaxy A37 5G masih mempertahankan panel Super AMOLED FHD+ berukuran 6,7 inci. Layarnya mendukung refresh rate 120Hz, yang membuat navigasi antarmuka dan aktivitas scrolling terasa lebih mulus.
Ukuran dan konfigurasi layar ini menunjukkan Samsung memilih mempertahankan formula yang sudah dikenal di lini Galaxy A kelas menengah. Dengan dimensi 162,9 x 78,2 x 7,4 mm dan bobot 196 gram, perangkat ini masih tergolong nyaman digunakan untuk kebutuhan harian.
Fitur AI dan One UI 8 Menjadi Daya Tarik Baru
Selain performa, Samsung menonjolkan fitur kecerdasan buatan melalui paket “Awesome Intelligence”. Salah satu fitur yang paling disorot adalah Circle to Search with Google, yang memungkinkan pengguna mencari informasi dengan cara melingkari objek di layar.
Samsung juga membawa Transkripsi Suara untuk mengubah rekaman rapat atau kuliah menjadi teks secara otomatis. Untuk kebutuhan pengeditan visual, Object Eraser disebut semakin pintar dalam menghapus objek yang mengganggu, sementara AI kamera membantu mengoptimalkan warna dan detail.
Perusahaan juga menyertakan peningkatan di mode malam lewat Nightography yang disempurnakan. Dalam kondisi minim cahaya, ISP baru diklaim mampu menghasilkan foto dengan noise lebih rendah, warna lebih baik, dan ketajaman yang lebih konsisten.
Kamera, Baterai, dan Konektivitas
Samsung Galaxy A37 5G hadir dengan tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 8 MP, dan kamera makro 5 MP. Untuk kebutuhan swafoto, Samsung menyiapkan kamera depan 12 MP.
Di sektor daya, ponsel ini dibekali baterai 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 45W. Untuk konektivitas, perangkat mendukung Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC, USB Type-C, serta jaringan hingga 5G.
Harga dan Perkiraan Masuk Indonesia
Di pasar Eropa, Galaxy A37 5G varian 6GB/128GB dijual 429 euro atau sekitar Rp8,3 juta. Sementara model 8GB/256GB dibanderol 519 euro atau sekitar Rp10,1 juta. Harga tersebut masih berlaku untuk pasar Eropa, sehingga banderol resmi di Indonesia belum diumumkan Samsung.
Meski begitu, Galaxy A37 dan Galaxy A57 diketahui sudah lolos sertifikasi TKDN serta SDPPI pada Februari 2026. Dengan pola peluncuran sebelumnya, perangkat ini diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar akhir Maret atau April.
Ringkasan spesifikasi Samsung Galaxy A37 5G
- OS: Android 16, One UI 8
- Chipset: Exynos 1480 (4 nm)
- RAM: 6 GB / 8 GB
- Memori internal: 128 GB / 256 GB
- Layar: 6,7 inci Super AMOLED FHD+ 120Hz
- Kamera belakang: 50 MP + 8 MP + 5 MP
- Kamera depan: 12 MP
- Baterai: 5.000 mAh, fast charging 45W
- Konektivitas: 5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC
Dengan kombinasi Android 16, fitur AI, dan peningkatan di sektor chipset, Galaxy A37 5G diposisikan sebagai salah satu kandidat kuat di segmen menengah Samsung tahun ini, terlebih jika kehadirannya di Indonesia berlangsung sesuai jadwal yang diperkirakan dari lini seri sebelumnya.





