
Program Indonesia Pintar (PIP) akan kembali menyalurkan bantuan pendidikan tahap kedua pada Juni 2025. Masyarakat terutama siswa dan orang tua yang mengandalkan bantuan ini tentu ingin mengetahui kapan dana PIP Juni 2025 cair dan bagaimana cara mengecek status penerima bantuan tersebut secara online.
Jadwal Pencairan Dana PIP Juni 2025
Penyaluran dana PIP tahap kedua dijadwalkan mulai awal Juni 2025. Proses pencairan dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur yang telah ditunjuk pemerintah. Penerima yang belum mendapatkan bantuan pada tahap pertama masih berpeluang menerima dana pada tahap ini. Surat Keputusan (SK) dari Kemendikbudristek terkait penyaluran dana akan diterbitkan pada awal Juni 2025, sementara pencairan tahap berikutnya dijadwalkan pada awal Juli 2025.
Cara Cek Status Penerima PIP Juni 2025
Untuk memastikan apakah Anda atau anak Anda termasuk penerima bantuan PIP, bisa memeriksanya melalui situs resmi pip.kemendikdasmen.go.id. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:
- Kunjungi laman pip.kemendikdasmen.go.id
- Pilih menu “Cari Penerima PIP”
- Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Klik tombol “Cek Penerima PIP”
Jika data cocok, situs akan menampilkan status bantuan, periode pencairan, serta jumlah alokasi dana. Penting untuk memastikan data NISN dan NIK yang dimasukkan sudah benar dan teregistrasi di sistem. Jika data tidak ditemukan, segera hubungi pihak sekolah atau dinas pendidikan agar data penerima bisa diperbarui.
Besaran Dana Bantuan PIP Juni 2025
Bantuan dana PIP pada pencairan Juni 2025 disesuaikan dengan jenjang pendidikan sebagai berikut:
- SD/MI: Rp450.000 per tahun, dengan siswa baru atau kelas akhir menerima Rp225.000
- SMP/MTs: Rp750.000 per tahun, dengan siswa baru atau kelas akhir menerima Rp375.000
- SMA/SMK/MA: Rp1.800.000 per tahun, dengan siswa baru atau kelas akhir menerima Rp900.000
Dana tersebut dimaksudkan untuk membantu siswa memenuhi kebutuhan pendidikan, seperti pembelian perlengkapan sekolah, seragam, serta biaya pendidikan lainnya. Dengan penyaluran bantuan yang lancar, program ini diharapkan mampu meringankan beban finansial keluarga kurang mampu dan mendukung kelancaran proses belajar mengajar.





