Oppo Pad Air hadir sebagai tablet kelas menengah yang menonjol lewat desain ramping, bobot ringan, dan harga yang relatif terjangkau. Di pasar Indonesia, perangkat ini dibanderol di kisaran Rp3 juta hingga Rp3,5 juta untuk varian 4/64GB dan 4/128GB, sehingga menarik perhatian pengguna yang mencari tablet berpenampilan premium tanpa harus masuk ke kelas flagship.
Desain tipis yang menjadi daya tarik utama
Salah satu nilai jual terbesar Oppo Pad Air ada pada bodinya yang seluruhnya berbahan metal. Tablet ini memiliki dimensi 258,8 x 189,4 x 6,94 mm dengan ketebalan hanya 6,94 mm dan bobot 440 gram. Kombinasi ini membuat perangkat terasa ringan saat digenggam dan cukup nyaman dibawa untuk bekerja, belajar, atau sekadar menikmati hiburan.
Oppo juga memberi pilihan warna misty grey dan ocean blue, yang memperkuat kesan elegan. Bezel yang dibuat ramping menghasilkan rasio layar ke bodi sekitar 85 persen, sehingga tampilannya terlihat modern dan lapang.
Layar 11,61 inci untuk produktivitas dan hiburan
Tablet ini membawa panel IPS LCD berukuran 11,61 inci dengan resolusi 2.4K atau 2000 x 1200 piksel. Rasio 7:5 membuat area tampilan terasa lebih lega untuk membaca dokumen, menjelajah web, atau melakukan multitasking.
Refresh rate 60 Hz memang bukan yang tertinggi di kelasnya, tetapi masih memadai untuk pemakaian harian. Oppo turut menyematkan sertifikasi TÜV Rheinland untuk low blue light dan bebas flicker, yang berguna bagi pengguna yang sering menatap layar dalam waktu lama.
Performa Snapdragon 680 untuk kebutuhan harian
Di sektor dapur pacu, Oppo Pad Air mengandalkan chipset Snapdragon 680 dengan konfigurasi octa-core dan grafis Adreno 610. Chip ini dirancang untuk efisiensi daya dan penggunaan harian, seperti membuka banyak aplikasi, menonton video, presentasi, hingga pengeditan ringan.
Berdasarkan spesifikasinya, perangkat ini juga cukup untuk menjalankan aplikasi kreatif kelas ringan, termasuk pengedit foto sederhana. Untuk game kasual, performanya disebut masih mampu berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Memori fleksibel dan kamera fungsional
Oppo menyediakan RAM 4 GB yang dipadukan dengan virtual RAM untuk membantu multitasking. Sementara itu, penyimpanan internal 64 GB atau 128 GB dapat diperluas menggunakan microSD, memberi ruang tambahan bagi dokumen, aplikasi, maupun file multimedia.
Di bagian kamera, tablet ini membawa kamera utama 8 MP f/2.0 dengan autofocus dan kamera depan 5 MP f/2.2. Keduanya lebih ditujukan untuk kebutuhan praktis seperti video call, rapat daring, pemotretan dokumen, atau foto produk sederhana.
Audio dan baterai jadi penunjang kuat
Untuk hiburan, Oppo Pad Air dibekali empat speaker dengan dukungan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio. Susunan audio ini memberi pengalaman menonton yang lebih imersif, terutama saat menikmati film, konser, atau konten video pendek.
Daya tahan baterai juga menjadi sisi penting. Oppo menanamkan baterai 7100 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 11 jam pemutaran video. Pengisian dayanya mendukung 18W SUPERVOOC melalui USB-C, dengan estimasi penuh sekitar dua jam.
Fitur konektivitas dan sistem operasi
Pada konektivitas, tablet ini sudah mendukung WiFi 6 dual-band dan Bluetooth 5.2 dengan aptX HD. Fitur tersebut cukup relevan untuk pengguna yang aktif bekerja secara nirkabel atau menggunakan aksesori audio Bluetooth.
Oppo Pad Air menjalankan ColorOS 13.1 berbasis Android 12 yang dioptimalkan untuk tablet. Fitur seperti split screen dan multi-screen collaborate menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin bekerja lintas perangkat, terutama dalam ekosistem Oppo.
Dengan kombinasi desain tipis, layar lega, suara mumpuni, dan harga yang kompetitif, Oppo Pad Air menjadi salah satu opsi menarik di segmen tablet menengah. Di tengah banyak tablet mahal yang menawarkan fitur serupa, kehadiran perangkat ini membuat pilihan di kelas harga Rp3 jutaan terlihat semakin kompetitif bagi pengguna yang mengutamakan keseimbangan antara tampilan, fungsi, dan nilai beli.





