Teknologi upscaling berbasis kecerdasan buatan (AI) kini menjadi fitur penting untuk meningkatkan pengalaman gaming, terutama pada resolusi 1440p yang seimbang antara kualitas visual dan performa. Dua teknologi terkini, NVIDIA DLSS 4.5 dan AMD FSR 4 Redstone, bersaing dalam memberikan solusi upscaling terbaik bagi para gamer PC. Artikel ini mengulas secara komprehensif perbandingan performa dan kualitas dari kedua teknologi tersebut.
DLSS 4.5 dan FSR 4 Redstone sama-sama menggunakan metode temporal upscaling yang memanfaatkan data beberapa frame sebelumnya serta vektor gerak untuk merekonstruksi gambar dengan resolusi lebih tinggi. Proses AI ini menjanjikan kualitas gambar mendekati native resolution dengan pengolahan detail tepi dan tekstur yang lebih baik dibandingkan teknik spatial saja.
Performa Gaming pada Resolusi 1440p
Pengujian performa dilakukan menggunakan game Cyberpunk 2077, yang menuntut perpaduan antara rasterisasi dan ray tracing mutakhir. Uji coba berlangsung pada dua kartu grafis mainstream, yaitu NVIDIA RTX 5070 Ti dan AMD RX 9070 XT, untuk menggambarkan pengalaman nyata pada hardware kelas menengah atas.
Data rata-rata frame per detik (FPS) pada pengaturan ultra dan ray tracing dapat dirangkum sebagai berikut:
| Pengaturan | RTX 5070 Ti (FPS) | RX 9070 XT (FPS) |
|---|---|---|
| Ultra tanpa DLSS/FSR | 109 | 111 |
| Ultra + DLSS/FSR Quality | 120 | 137 |
| Ultra + DLSS/FSR Performance | 166 | 159 |
| Ultra + Ray Tracing tanpa DLSS/FSR | 64 | 55 |
| Ultra + Ray Tracing DLSS/FSR Quality | 96 | 88 |
| Ultra + Ray Tracing DLSS/FSR Performance | 126 | 115 |
Hasil pengujian menunjukkan bahwa FSR 4 Redstone lebih unggul dari DLSS 4.5 pada mode Quality tanpa ray tracing, terutama di RX 9070 XT, dengan performa sekitar 137 FPS dibanding 120 FPS. Hal ini menunjukkan FSR 4 memberikan beban komputasi relatif rendah dalam rendering rasterisasi murni.
Sebaliknya, pada mode Performance yang mengutamakan peningkatan FPS dengan resolusi internal lebih rendah, DLSS 4.5 mampu memberikan frame rate yang lebih stabil dan sedikit lebih tinggi di RTX 5070 Ti. Ini menandakan AI DLSS 4.5 lebih efektif dalam melakukan rekonstruksi dengan upscaling agresif sekaligus mempertahankan kualitas visual, meskipun membutuhkan daya komputasi lebih besar.
Ketika ray tracing diaktifkan, DLSS 4.5 menunjukkan keunggulan yang signifikan dibanding FSR 4 Redstone. Teknologi NVIDIA ini mampu mendukung peningkatan performa dan mengurangi noise pada elemen pencahayaan dan pantulan (global illumination) dengan lebih baik. Fokus DLSS pada proses denoising menjadikan pengalaman ray tracing lebih halus tanpa mengorbankan kecepatan frame.
Keunggulan dan Kelemahan Masing-Masing Teknologi
DLSS 4.5 adalah hasil pengembangan jangka panjang yang menyempurnakan algoritma upscaling dengan stabilitas tinggi dan kualitas gambar yang optimal. Kelebihannya paling terasa di aplikasi ray tracing dan upscaling resolusi tinggi yang agresif. Namun, kebutuhan hardware yang cukup tinggi membuat teknologi ini ideal digunakan pada GPU yang memiliki kemampuan komputasi terbaru.
Sebaliknya, AMD FSR 4 Redstone bersifat lebih fleksibel dan dapat diakses oleh berbagai perangkat, termasuk GPU kelas menengah. FSR 4 menawarkan overhead yang lebih ringan sehingga cocok untuk gamer dengan spesifikasi PC yang terbatas. Pada rasterisasi murni, FSR 4 mampu menaikkan FPS dengan efektif tanpa penurunan kualitas yang terlalu signifikan. Meski demikian, performa dan kualitas visualnya belum bisa menandingi DLSS 4.5 terutama saat menghadapi beban ray tracing dan rekonstruksi resolusi yang lebih kompleks.
Faktor yang Harus Dipertimbangkan Dalam Memilih AI Upscaling
Dalam memilih antara DLSS 4.5 dan FSR 4 Redstone, beberapa aspek penting perlu diperhatikan:
- Tujuan utama penggunaan – Apakah lebih mengutamakan frame rate tinggi atau kualitas gambar terbaik dengan fitur ray tracing?
- Kompatibilitas perangkat keras – DLSS hanya tersedia pada kartu grafis Nvidia RTX generasi terbaru, sementara FSR bersifat open source dan lebih universal.
- Kualitas visual – DLSS unggul dalam mempertahankan detail serta mengurangi noise saat ray tracing.
- Dukungan dan kebutuhan performa – FSR menawarkan solusi yang lebih ringan, cocok untuk PC dengan kemampuan GPU terbatas.
Kedua teknologi ini menjadi representasi kemajuan pesat dalam AI upscaling gaming, memanfaatkan model machine learning yang semakin canggih. Dengan adanya pilihan ini, para gamer memiliki kesempatan untuk menyesuaikan konfigurasi grafis sesuai kebutuhan, baik itu menikmati gambar luar biasa tajam pada ray tracing maupun performa frame rate yang stabil untuk gameplay yang responsif.
Memilih teknologi terbaik sebaiknya disesuaikan dengan hardware yang dimiliki dan jenis pengalaman gaming yang diinginkan. Data pengujian di game berat seperti Cyberpunk 2077 memberikan gambaran jelas bahwa DLSS 4.5 lebih unggul secara total pada skenario ray tracing dan upscaling agresif, sementara FSR 4 Redstone menawarkan efisiensi unggulan pada rasterisasi. Development di bidang AI upscaling tetap berlanjut, menjanjikan opsi teknologi lebih baik dan adaptif ke depan bagi pasar gaming PC.





