Lebaran 2026 Dongkrak Penjualan Smartphone, iPhone 17 dan Samsung S26 Paling Diburu

Penjualan smartphone pada periode Ramadan dan Lebaran 2026 mengalami lonjakan tajam di sejumlah pusat perdagangan teknologi, termasuk di Tangerang. Ponsel premium seperti iPhone 17 dan Samsung seri S26 menjadi model paling diburu, sementara kenaikan harga rata-rata Rp200.000 hingga Rp500.000 tak mengendurkan minat beli konsumen.

Di Supermal Karawaci, Tangerang, para pedagang melihat arus pembeli masih padat menjelang Idulfitri. Mereka menilai permintaan jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terutama dari konsumen kelas menengah atas yang mencari perangkat baru untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan gaya hidup selama libur Lebaran.

Samsung S26 Jadi Penggerak Penjualan

Tiar, pramuniaga ponsel di Supermal Karawaci, mengatakan Samsung mencatat pertumbuhan penjualan paling positif pada musim Lebaran tahun ini. Menurut dia, seri flagship S26 menjadi magnet utama karena dinilai menawarkan spesifikasi yang sesuai dengan ekspektasi pembeli kelas atas.

“Samsung mencatat peningkatan dibandingkan tahun lalu, terutama karena kehadiran seri flagship S26 yang dinilai sangat layak beli,” ujar Tiar kepada Bisnis, Jumat (27/3/2026). Pernyataan itu sejalan dengan tren di lapangan yang menunjukkan bahwa pembeli tetap memilih perangkat premium meski harga naik.

Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah lini Samsung kelas menengah dan entry level. Tiar menyebut seri A56, A36, A17, dan A07 masing-masing naik sekitar Rp200.000 hingga Rp300.000 per unit.

iPhone 17 Dorong Lonjakan 40 Persen

Di sisi lain, perangkat iPhone juga mencatat performa kuat selama Ramadan dan Lebaran 2026. Caca, tenaga pemasar iPhone, menyebut penjualan meningkat hingga 40 persen dibandingkan periode normal, dengan seri iPhone 13, iPhone 14, dan iPhone 17 terbaru menjadi incaran utama konsumen.

Menurut Caca, banyak pembeli memilih skema tukar tambah untuk masuk ke ekosistem Apple. Ia menuturkan sebagian pengguna Android memanfaatkan trade-in untuk beralih ke iPhone, dengan iPhone 13 kerap menjadi opsi awal sebelum naik ke model yang lebih baru.

“Banyak pengguna Android yang melakukan upgrade dan beralih menggunakan iPhone 13 sebagai perangkat transisi pertama mereka,” kata Caca. Strategi ini dinilai memudahkan konsumen yang ingin memiliki iPhone tanpa harus membayar penuh harga perangkat baru.

Harga Naik, Permintaan Tetap Kuat

Meski permintaan tinggi, harga beberapa model ikut terkerek akibat keterbatasan stok distributor. iPhone 13, misalnya, kini dibanderol sekitar Rp8,5 juta, naik dari sebelumnya Rp8,25 juta. Pedagang menyebut kelangkaan stok resmi di jalur distribusi utama, termasuk iBox, ikut memicu kenaikan di tingkat ritel.

Fenomena serupa juga terlihat pada merek lain. Oppo disebut mengalami kenaikan harga paling tinggi di antara jajaran smartphone yang dijual di lokasi tersebut, yakni hingga Rp500.000 per unit. Kondisi itu membuat minat beli terhadap beberapa model Oppo cenderung melambat dibandingkan iPhone dan Samsung.

Preferensi Konsumen Makin Spesifik

Di balik tingginya penjualan, pola belanja smartphone masyarakat 2026 tampak semakin selektif. Konsumen kini lebih memperhatikan kapasitas penyimpanan 128GB hingga 256GB serta kualitas kamera sebelum memutuskan membeli.

Pedagang juga melihat perbedaan preferensi antarsegmen usia dan kebutuhan. Remaja dan dewasa cenderung mencari spesifikasi yang lebih tinggi, sedangkan anak-anak dan ibu rumah tangga umumnya memilih perangkat di rentang Rp1 juta hingga Rp2 juta untuk kebutuhan harian yang sederhana.

Aktivitas belanja smartphone saat Lebaran kembali menegaskan bahwa perangkat digital masih menjadi salah satu pos pengeluaran utama masyarakat Indonesia pada musim hari raya. Di tengah kenaikan harga dan stok yang terbatas, merek premium seperti iPhone dan Samsung tetap mampu menjaga daya tariknya di pasar ritel teknologi.

Berita Terkait

Back to top button