Pasar ponsel lipat mengalami penurunan signifikan pada tahun 2025 setelah beberapa tahun menikmati pertumbuhan. Data dari Counterpoint Research menunjukkan pengiriman panel layar lipat turun sekitar 4%, menandai penurunan pertama setelah periode stagnasi di tahun sebelumnya.
Produsen pun mulai berhati-hati dengan mengurangi peluncuran model baru. Hal ini memperlihatkan bahwa ponsel lipat mulai kehilangan daya tarik pada konsumen global yang selama ini menjadi target utama. Samsung, yang lama berkuasa di segmen ini, juga tidak kebal terhadap penurunan ini.
Samsung dan Tren Penurunan di Pasar Foldable
Samsung tetap menjadi pemain dominan di pasar ponsel lipat. Namun, model terbarunya seperti Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 belum mampu mengatasi lemahnya permintaan. Kini, ponsel lipat hanya menyumbang sekitar 1,5% dari total penjualan smartphone secara global.
Pengguna masih lebih memilih ponsel slab tradisional yang menawarkan harga lebih terjangkau dan desain yang sudah familiar. Dengan demikian, ponsel lipat belum berhasil menembus pasar utama dan masih tergolong produk niche, meskipun teknologi di baliknya terus berkembang.
Perbedaan Permintaan di Pasar Regional: China yang Masih Optimis
Berbeda dengan tren global, China mengalami pertumbuhan pengiriman ponsel lipat lebih dari 30%. Lonjakan ini didorong permintaan tinggi untuk produk dari Huawei dan merek lokal lainnya.
Ini menunjukkan segmen khusus yang masih antusias terhadap inovasi layar lipat di pasar China. Namun, semangat ini belum merefleksikan tren pasar global yang lebih luas.
Tahun 2026: Harapan Baru dengan Kehadiran Apple
Tahun 2026 diprediksi menjadi titik balik untuk ponsel lipat. Apple, yang belum masuk ke segmen ini, diramalkan akan meluncurkan iPhone lipat pertamanya. Kehadiran Apple berpotensi menjadi game changer karena merek ini memiliki basis pelanggan luas dan loyal.
Jika Apple sukses, mereka tidak hanya akan mengambil pangsa pasar yang ada tetapi juga memperbesar keseluruhan pasar ponsel lipat. Dampaknya diperkirakan mampu meningkatkan kembali pengiriman panel layar lipat dan mendorong pertumbuhan industri yang sempat menurun.
Faktor Penentu Kesuksesan Ponsel Lipat di Tahun 2026
Beberapa aspek krusial harus dipenuhi agar ponsel lipat bisa menembus pasar mainstream:
-
Harga Lebih Kompetitif dan Daya Tahan Tinggi
Ponsel lipat harus lebih terjangkau dan kualitas material harus kuat. Hal ini penting untuk mengurangi kekhawatiran konsumen tentang perawatan dan masa pakai perangkat. -
Fungsi Nyata dan Relevan dalam Penggunaan Sehari-hari
Keunggulan ponsel lipat harus terasa dalam produktivitas, multitasking, dan pengalaman media. Konsumen harus merasakan manfaat langsung agar tertarik memilikinya. - Pengaruh Positif dari Integrasi Ekosistem Apple
Jika iPhone lipat mampu memberikan performa optimal dan terintegrasi dengan ekosistem Apple, produk ini dapat menarik jutaan konsumen baru. Pendekatan ini dapat memperluas basis pengguna yang selama ini terbatas pada early adopter teknologi layar lipat.
Prospek dan Tantangan Pasar Ponsel Lipat
Meskipun tantangan masih ada, inovasi dan keterlibatan pemain besar menjadi kunci membuka potensi pasar. Teknologi layar lipat tengah berada pada persimpangan antara kemajuan teknologi dan kebutuhan konsumen yang semakin matang.
Selain itu, kestabilan harga dan keandalan produk juga akan menjadi faktor penentu. Strategi pemasaran yang tepat akan mempercepat adopsi ponsel lipat, terutama jika model baru mampu membuktikan nilai lebih dibandingkan ponsel slab tradisional.
Tahun mendatang menjadi peluang besar bagi layar lipat untuk kembali naik daun. Bila harga menurun dan fungsi semakin relevan, konsumen dapat lebih mudah menerima ponsel lipat sebagai solusi smartphone utama.
Industri ponsel lipat sedang menyiapkan babak baru yang lebih matang dan terarah. Kehadiran Apple diprediksi akan membawa dinamika pasar ke level selanjutnya dan membuka jalan bagi lebih banyak inovasi serta penetrasi pasar yang lebih luas lagi.
