PT Carlcare Service Ila baru-baru ini resmi mendaftarkan Infinix Note Edge dengan nomor model X6887 pada laman sertifikasi perangkat telekomunikasi di Indonesia. Kehadiran perangkat ini menandai kelanjutan dari seri Infinix Note 50 yang sebelumnya populer sebagai pilihan HP murah di pasar Tanah Air. Sertifikasi tersebut bukan hanya mengonfirmasi bahwa Infinix Note Edge siap bersaing di Indonesia, tetapi juga mengungkap sejumlah informasi penting terkait spesifikasi utamanya, termasuk penggunaan chipset anyar dari MediaTek.
Sertifikasi dan TKDN Lebih dari 35 Persen
Infinix Note Edge yang terdaftar di situs e-Sertifikasi dan Postel Komdigi ini juga tampil bersama beberapa anggota keluarga baru Infinix lainnya, yakni Infinix Note 60, Infinix Note 60 Pro, serta tablet terbaru Infinix XPAD 30E. Menariknya, seluruh perangkat tersebut telah lolos sertifikasi P3DN Kemenperin dengan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 35 persen, menandakan komitmen Infinix untuk meningkatkan kandungan lokal dalam produk mereka. Hal ini juga menjadi sinyal bahwa Infinix semakin serius mengembangkan pasar Indonesia dengan produk yang sesuai regulasi.
Chipset MediaTek Dimensity dengan Performa Octa-Core
Sumber dari Google Play Console mengonfirmasi bahwa Infinix Note Edge mengusung chipset MediaTek baru berlabel ‘MT6858’. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh TheTechOutlook, CPU pada chipset ini memiliki konfigurasi octa-core yang cukup bertenaga, yakni kombinasi ARM Cortex-A78 berkecepatan 2,50 GHz dan ARM Cortex-A56 2,00 GHz. Hal ini menunjukkan peningkatan performa signifikan dibandingkan seri sebelumnya yang memakai prosesor Helio G100 Ultimate. Chipset ini juga dilengkapi dengan GPU ARM Mali G610 dengan konfigurasi dua inti grafis pada 1,00 MHz, yang diyakini mampu mendukung aktivitas gaming dan multimedia ringan secara optimal.
Spesifikasi Layar dan Desain yang Menawan
Informasi tambahan menyebutkan bahwa Infinix Note Edge bakal membawa layar resolusi tinggi sebesar 1208 x 2644 piksel dengan kepadatan piksel mencapai 480 xxhdpi. Selain itu, perangkat ini dikabarkan mengusung desain bodi ultra-tipis dengan layar lengkung di bagian tepi, terinspirasi dari tren flagship seperti Samsung Galaxy S25 Edge. Konsep layar lengkung ini menjadi daya tarik tersendiri, mengombinasikan estetika premium bersama fitur layar yang memanjakan mata.
Harga Terjangkau, Saingan Serius di Kelas Menengah
Sebelumnya, seri Infinix Note 50 dikenal sebagai HP murah dengan harga yang ramah di kantong, berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 jutaan. Prediksi pasar menyebutkan bahwa Infinix Note Edge akan melanjutkan tradisi tersebut, menawarkan opsi smartphone dengan spesifikasi dan fitur mutakhir namun tetap tetap terjangkau bagi konsumen Indonesia.
Dukungan Jaringan 5G dan Kemampuan Multimedia
MediaTek Dimensity sebagai chipset utama sudah pasti membawa keunggulan dukungan jaringan 5G. Ini menjadi nilai tambah penting bagi pengguna yang menginginkan pengalaman internet cepat dan stabil. Selain itu, konfigurasi CPU dan GPU yang modern juga membuka peluang perangkat ini menawarkan kemampuan multitasking dan pemutaran media yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Dengan lolosnya Infinix Note Edge dalam sertifikasi resmi di Indonesia serta bocoran spesifikasi teknis yang menggoda, produk ini dipastikan akan menarik perhatian konsumen yang mencari HP murah dengan performa cukup mumpuni. Sementara detail lengkap mengenai fitur kamera, kapasitas baterai, dan harga final masih menjadi misteri, kehadiran chipset baru serta desain layar lengkung sudah memberikan gambaran bahwa Infinix siap menghadirkan inovasi segar untuk pasar smartphone mid-range di Indonesia. Vendor juga mengincar segmen pengguna yang mengutamakan keseimbangan antara harga terjangkau dan performa di atas rata-rata. Pengumuman resmi dan peluncuran komersial Infinix Note Edge kemungkinan besar akan segera menyusul mengingat proses sertifikasi sudah selesai dilakukan.
