Honor resmi meluncurkan seri tablet barunya di China dengan membawa Honor Pad 10 Pro sebagai model unggulan yang mengedepankan bodi tipis, layar cepat, dan dukungan fitur berbasis kecerdasan buatan. Tablet ini hadir untuk pengguna yang membutuhkan perangkat produktivitas sekaligus hiburan, sementara Honor juga memperkenalkan Pad X10 dan Pad X10 Pro sebagai opsi yang lebih terjangkau.
Honor Pad 10 Pro langsung menarik perhatian berkat desain unibody metal yang hanya setebal 6,1 mm dengan bobot 475 gram. Dimensi tersebut membuat tablet ini terasa ringan dan lebih praktis dibawa dibandingkan banyak tablet sekelasnya, tanpa mengorbankan kapasitas baterai yang tetap besar.
Perangkat ini mengusung baterai 10.100 mAh dan mendukung pengisian cepat 35W. Dengan kombinasi tersebut, Honor mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang sering berpindah aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga menikmati konten hiburan dalam durasi panjang.
Performa Dimensity 8350
Di sektor dapur pacu, Honor membekali Pad 10 Pro dengan chipset MediaTek Dimensity 8350. Honor menyebut chip ini mampu memberikan peningkatan performa CPU hingga 20 persen dan GPU hingga 60 persen dibanding pendahulunya, sebagaimana dilaporkan GSMArena.
Spesifikasi tersebut menempatkan tablet ini di kelas menengah premium yang cukup serius untuk multitasking. Pengguna bisa membuka banyak aplikasi sekaligus, mengedit dokumen, menonton video resolusi tinggi, atau menjalankan aplikasi produktivitas tanpa terasa terlalu berat.
Honor juga menyiapkan varian memori yang mendukung kebutuhan penyimpanan besar. Di pasar China, tablet ini dijual mulai 2.700 yuan atau sekitar Rp6,6 jutaan untuk konfigurasi 12GB RAM dan 256GB storage.
Layar 144Hz untuk Hiburan dan Produktivitas
Salah satu nilai jual utama Honor Pad 10 Pro ada pada layarnya. Tablet ini memakai panel LCD 11,5 inci dengan resolusi 2.800 x 1.840 piksel dan refresh rate 144Hz.
Honor turut menambahkan dukungan warna 10-bit, DCI-P3, IMAX Enhanced, dan HDR Vivid. Kombinasi tersebut ditujukan untuk menghasilkan tampilan yang lebih tajam, warna yang kaya, dan pengalaman visual yang lebih nyaman saat dipakai menonton film, bermain gim, atau membaca dokumen.
Untuk urusan audio, Honor menyematkan empat speaker dengan dukungan DTS:X dan Hi-Res Audio. Fitur ini membuat Pad 10 Pro tampak dirancang bukan hanya sebagai alat kerja, tetapi juga sebagai perangkat konsumsi konten multimedia yang serius.
Dukungan Stylus dan Fitur AI
Honor Pad 10 Pro juga kompatibel dengan Magic Pencil 4s yang memiliki 4.096 tingkat tekanan. Dukungan ini memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang suka mencatat manual, menggambar, atau melakukan anotasi dokumen.
Selain itu, Honor menambahkan sejumlah fitur AI yang relevan untuk kebutuhan harian. Fitur yang disebutkan antara lain konversi tulisan tangan ke teks, pengenalan rumus matematika, dan transkripsi audio otomatis.
Tablet ini menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16. Honor mengarahkannya ke pengalaman layaknya PC, dengan dukungan keyboard serta aplikasi produktivitas seperti WPS Office untuk menunjang kerja dan belajar.
Pad X10 dan X10 Pro untuk Segmen Lebih Luas
Selain model Pro, Honor juga merilis Pad X10 dan Pad X10 Pro di China. Kedua model ini menyasar pasar yang lebih luas, termasuk pelajar dan pengguna kasual yang membutuhkan tablet layar besar dengan harga lebih masuk akal.
Honor Pad X10 Pro hadir dengan layar 11,5 inci 120Hz, chipset Snapdragon 685, dan baterai 8.300 mAh. Sementara Honor Pad X10 membawa layar 11 inci 90Hz, Snapdragon 680, dan baterai 10.100 mAh.
Keduanya dijual mulai kisaran Rp3 jutaan di China dan menawarkan empat speaker serta fitur ramah anak. Dengan strategi ini, Honor memperluas pilihan tablet barunya dari kelas menengah premium hingga segmen yang lebih ekonomis, sembari menunggu kabar apakah lini tersebut akan diboyong ke pasar global.
