Honor kembali menghadirkan duo terbarunya di pasar ponsel 5G dengan meluncurkan Honor 400 dan Honor 400 Pro 5G. Kedua seri ini menghadirkan sejumlah fitur canggih yang mengusung sistem operasi Android 15 dan dukungan jaringan 5G. Namun, dari sekilas fitur yang mirip, terdapat perbedaan signifikan yang menjadi faktor penentu dalam memilih salah satu dari keduanya.
Desain dan Ketahanan
Honor 400 menawarkan desain yang ringan dengan bobot hanya 184 gram dan ketebalan 7,3 mm, sehingga nyaman digenggam dan mudah disimpan dalam saku. Di sisi lain, Honor 400 Pro 5G sedikit lebih berat yakni 205 gram dengan ketebalan 8,1 mm, masih terhitung ramping untuk kelas flagship. Dari segi ketahanan, varian Pro lebih unggul dengan sertifikasi IP68 yang menjamin ketahanan terhadap air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, sedangkan Honor 400 hanya menampilkan sertifikasi IP65 yang hanya tahan terhadap cipratan air.
Layar dan Tampilan
Kedua perangkat ini dibekali layar AMOLED dengan refresh rate 120 Hz dan kerapatan 460 ppi, menjanjikan tampilan yang tajam dan animasi halus. Honor 400 Pro mengungguli versi standar dengan layar lebih besar 6,7 inci beresolusi 1280 × 2800 piksel, sementara Honor 400 hadir dengan layar 6,55 inci beresolusi 1264 × 2736 piksel. Kecerahan puncak yang sama-sama mencapai 5.000 nits membuat keduanya tetap optimal digunakan di bawah terik matahari.
Performa dan Dapur Pacu
Di sektor performa, Honor 400 ditenagai chipset Snapdragon 7 Gen 3 dengan skor benchmark AnTuTu sekitar 845 ribu, cukup untuk kebutuhan harian dan gaming kasual. Sementara itu, Honor 400 Pro hadir dengan Snapdragon 8 Gen 3 yang lebih superior dengan skor mencapai 2,01 juta, sangat ideal untuk gaming berat dan produktivitas konten yang lebih menuntut.
Memori dan Penyimpanan
Kedua ponsel dilengkapi RAM 12 GB dan memori internal 512 GB, kapasitas yang sangat memadai untuk menyimpan berbagai file dan aplikasi berat. Namun, keduanya tidak menyediakan slot microSD, mengikuti tren flagship masa kini yang mengandalkan penyimpanan internal dan layanan cloud.
Kamera Utama dan Selfie
Dalam hal fotografi, kedua seri membawa sensor utama 200 MP yang mumpuni. Honor 400 dilengkapi lensa ultrawide 12 MP saja, sedangkan Honor 400 Pro menambahkan kamera telefoto 50 MP dan ultrawide 12 MP, memberikan fleksibilitas zoom optik yang lebih baik. Untuk kamera depan, kedua perangkat menggunakan lensa 50 MP, tetapi Pro memiliki tambahan sensor kedalaman 2 MP yang meningkatkan kualitas efek bokeh. Kedua model juga sudah dibekali fitur optical image stabilization (OIS) untuk pengambilan gambar malam yang lebih stabil.
Baterai dan Pengisian Daya
Honor 400 menggunakan baterai berkapasitas 5.300 mAh dengan pengisian kabel cepat 66 W. Sementara versi Pro menawarkan baterai lebih besar 6.000 mAh dan pengisian kabel 100 W, dilengkapi dengan fitur pengisian nirkabel 50 W serta reverse wireless charging yang memungkinkan pengisian perangkat lain seperti earbud dan smartwatch secara nirkabel.
Audio dan Konektivitas
Kedua ponsel tidak menyediakan jack audio 3,5 mm, namun sudah didukung Bluetooth 5.4 serta stereo speaker dengan codec aptX HD untuk kualitas audio yang jernih. Perbedaan konektivitas lain terlihat pada dukungan Wi-Fi, di mana Honor 400 Pro mengantongi Wi-Fi 7 dan 6E yang lebih mutakhir, sementara Honor 400 terbatas pada Wi-Fi 6. Pengguna dengan perangkat router terbaru akan merasakan perbedaan signifikan dalam kecepatan dan stabilitas koneksi internet.
Fitur Keamanan dan Privasi
Kedua perangkat menjalankan sistem Android 15 yang menghadirkan fitur privasi mutakhir seperti clipboard warning, opsi lokasi “approximate”, dan kemampuan memblokir pelacakan aplikasi yang memberikan proteksi ekstra bagi pengguna sehari-hari. Tampilan antarmuka juga dapat dikustomisasi dengan tema Material You, membuat penggunaan menjadi lebih personal dan aman.
Ringkasan Perbedaan Utama
- Berat dan ketebalan: Honor 400 lebih ringan dan tipis.
- Sertifikasi ketahanan air: Honor 400 Pro lebih kuat dengan IP68.
- Chipset: Honor 400 Pro menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 lebih bertenaga.
- Kapasitas baterai dan pengisian: Honor 400 Pro lebih besar dan cepat dengan tambahan wireless charging.
- Kamera: Honor 400 Pro memiliki kamera telefoto dan sensor kedalaman tambahan.
- Koneksi Wi-Fi: Honor 400 Pro mendukung Wi-Fi 7/6E, sementara Honor 400 hanya Wi-Fi 6.
Bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan dalam genggaman serta kebutuhan dasar seperti browsing dan media sosial, Honor 400 sudah sangat layak. Sedangkan bagi kalangan gamer, kreator konten, dan pengguna yang menginginkan daya tahan lebih serta fitur kamera lebih lengkap, Honor 400 Pro 5G menjadi pilihan yang lebih tepat meski harga resmi di Indonesia belum diumumkan, diperkirakan berada di kelas yang lebih tinggi.
Dengan memberikan berbagai fitur flagship dalam rentang harga yang terjangkau, Honor terus membuktikan komitmennya menghadirkan perangkat berkualitas untuk berbagai segmen pengguna. Menimbang kebutuhan dan gaya hidup tetap menjadi kunci utama dalam menentukan smartphone mana yang paling “worth it” di tahun 2025.
