POCO kembali memperluas lini produk smartphone kelas menengah dengan peluncuran POCO M8 Pro 5G pada 8 Januari 2026. Ponsel ini menawarkan pengalaman flagship dengan layar premium, performa tinggi, dan baterai besar, meskipun kehilangan satu fitur penting yang masih bisa menjadi pertimbangan bagi sebagian pengguna, yakni absennya jack audio 3,5 mm.
Harga POCO M8 Pro 5G
POCO M8 Pro 5G dipasarkan dalam dua varian konfigurasi memori yang cukup besar. Varian 8GB RAM dengan penyimpanan 256GB dibanderol sekitar US$299, atau setara dengan Rp5,02 jutaan. Sementara itu, varian tertinggi dengan RAM 12GB dan penyimpanan 256GB dilepas dengan harga US$359, sekitar Rp6,04 jutaan. Posisi harga ini menempatkan POCO M8 Pro 5G di segmen menengah, namun dengan spesifikasi yang mendekati kelas flagship sehingga terasa cukup kompetitif.
Menurut Dini Sukmaningtyas dari Cung Media, harga yang ditawarkan sangat pantas mengingat fitur dan spesifikasi unggulan yang disematkan pada perangkat ini.
Spesifikasi Unggulan POCO M8 Pro 5G
POCO M8 Pro 5G membawa layar AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120Hz. Desain layar quad-curved memberikan tampilan lebih elegan sekaligus membuat ponsel nyaman digenggam. Durabilitas layar juga ditunjang oleh Gorilla Glass Victus 2 yang tahan gores dan benturan ringan. Layar ini juga memiliki tingkat kecerahan yang sangat tinggi sehingga tampil jelas meski digunakan di lingkungan terang seperti di luar ruangan.
Untuk performa, ponsel ini dibekali chipset Snapdragon 7s Gen 4 dengan fabrikasi 4nm yang efisien dan mampu menjalankan berbagai aktivitas berat mulai dari multitasking hingga gaming tanpa kendala berarti. Dukungan RAM LPDDR5 hingga 12GB dan penyimpanan internal yang besar hingga 512GB membuat perangkat ini layak diandalkan dalam jangka panjang. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 15 dengan antarmuka HyperOS 2, menawarkan tampilan modern dan dukungan pembaruan yang memadai.
Di sektor fotografi, POCO M8 Pro 5G menempatkan kamera utama 50MP dengan stabilisasi optik gambar (OIS) untuk hasil foto yang tajam dan minim blur. Kamera ultrawide 8MP menambah fleksibilitas pengambilan gambar sudut lebar. Kamera depan sebesar 32MP hadir untuk memenuhi kebutuhan selfie maupun video call dengan kualitas cukup baik.
Dari segi baterai, perangkat ini dibekali baterai besar berkapasitas 6.500mAh yang mendukung aktivitas seharian penuh. Dukungan fast charging 100W memungkinkan pengisian ulang daya yang sangat cepat, mengurangi waktu tunggu pengguna. Selain itu, POCO M8 Pro 5G sudah mendapatkan sertifikasi IP68 dan IP69K, menjadikannya tahan terhadap air, debu, serta semprotan air bertekanan tinggi, fitur yang jarang ditemukan di smartphone kelas menengah.
Fitur yang Hilang dan Kekurangan
Salah satu keputusan kontroversial POCO adalah menghilangkan port jack audio 3,5 mm. Padahal, fitur ini masih cukup dibutuhkan oleh pengguna yang mengandalkan earphone berkabel. Akibatnya, pengguna harus beralih ke earphone Bluetooth atau menggunakan adaptor USB-C untuk perangkat audio berkabel. Hal ini memunculkan pro dan kontra di kalangan pengguna yang merasa kenyamanan dan kebiasaan menggunakan earphone kabel menjadi terganggu.
Selain itu, POCO M8 Pro 5G tidak menyediakan slot memori eksternal yang berarti ruang penyimpanan internal adalah satu-satunya pilihan, meski kapasitas internal yang besar bisa sedikit mengurangi kekhawatiran ini. Port USB yang digunakan juga masih USB Type-C versi 2.0, bukan versi terbaru yang menawarkan kecepatan transfer lebih tinggi.
Meskipun demikian, secara keseluruhan POCO M8 Pro 5G menawarkan kombinasi nilai jual dari sisi performa, daya tahan, dan fitur premium seperti layar AMOLED 120Hz dan sertifikasi IP68/IP69K, yang cukup langka di kelas harga yang setara.
Dengan harga di kisaran Rp5 juta hingga Rp6 jutaan, POCO M8 Pro 5G bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari smartphone mid-range dengan kualitas dan fitur mendekati flagship, walaupun harus mengorbankan beberapa fitur tertentu seperti jack audio 3,5 mm dan slot memori eksternal. Informasi resmi dari POCO dan ulasan mendalam dari berbagai sumber menjadi rujukan penting untuk memutuskan apakah perangkat ini sesuai dengan kebutuhan pengguna.
