Geely Auto Indonesia mempercepat distribusi mobil listrik Geely EX2 dengan mengirimkan 1.000 unit ke jaringan dealer resmi di berbagai wilayah Indonesia. Pengiriman ini dilakukan dari fasilitas perakitan PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta ke 40 dealer yang tersebar di Pulau Jawa dan luar Jawa. Langkah ini bertujuan memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah dan penyerahan unit kepada konsumen dimulai pada akhir Januari.
Respons pasar terhadap Geely EX2 sangat positif dengan tercatat lebih dari 2.000 pemesanan. Tingginya permintaan ini didorong oleh harga kompetitif serta fitur inovatif yang disematkan pada mobil listrik perkotaan ini. CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, menyatakan bahwa percepatan distribusi merupakan strategi penting untuk memperkokoh posisi Geely dalam pasar kendaraan listrik nasional.
Strategi Lokalisasi Mendukung Industri Otomotif
Geely menerapkan strategi lokalisasi dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 46,5 persen pada model EX2. Perusahaan bekerja sama dengan mitra lokal, terutama dalam penyediaan battery cell, yang merupakan komponen utama kendaraan listrik. Investasi ini tidak hanya mempercepat pengembangan teknologi, tetapi juga mengangkat kompetensi manufaktur domestik.
Langkah ini mendukung target pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Keterlibatan industri lokal juga menjadi kunci penguatan daya saing nasional dan transformasi industri otomotif Indonesia menuju ramah lingkungan. Produk yang dikembangkan disesuaikan dengan karakteristik pasar lokal, seperti kondisi infrastruktur jalan dan perilaku berkendara masyarakat setempat.
Penyesuaian Fitur Sesuai Karakteristik Jalan Indonesia
Geely EX2 dirancang dengan fitur khusus agar sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia. Chassis mobil di-tuning agar stabil di berbagai keadaan jalan, mulai dari permukaan bergelombang hingga berlubang. Penyesuaian ini memberikan kenyamanan dan keamanan optimal di berbagai medan, yang seringkali menantang bagi pengguna kendaraan listrik.
Sistem keselamatan kendaraan juga menyesuaikan dengan situasi lalu lintas Indonesia. Contohnya adalah Blind Spot Detection (BSD) yang dirancang untuk mengantisipasi kepadatan motor di sisi kendaraan. Selain itu, fitur transparent chassis view 540 derajat memberikan pandangan menyeluruh, membantu pengemudi menghadapi kondisi jalan sempit dan padat.
Desain Geely EX2 juga unik dengan warna pink eksklusif yang terinspirasi dari Pink Beach Lombok. Pilihan warna ini mencerminkan tren gaya hidup dan fashion generasi muda serta menjadi pembeda di segmen kendaraan listrik Indonesia.
Penawaran Menarik untuk Konsumen Awal
Geely memberikan harga spesial pada dua varian Geely EX2 selama masa peluncuran. Varian Pro ditawarkan dengan harga Rp229,9 juta, sedangkan varian Max dibanderol Rp259,9 juta. Pembelian unit ini juga disertai dengan paket benefit, termasuk charger portabel dan home charger gratis.
Selain itu, pembeli mendapatkan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) selama tiga tahun tanpa batasan jarak tempuh. Penawaran khusus ini berlaku hingga 15 Februari dan berlaku sesuai syarat serta ketentuan yang ditaati oleh konsumen dan dealer.
Distribusi Terencana untuk Penetrasi Pasar Luas
Pengiriman pertama sebanyak 1.000 unit ke 40 dealer di berbagai wilayah menjadi langkah strategis Geely untuk mempercepat proses pengiriman mobil listrik kepada konsumen. Ketersediaan produk di banyak kota besar dan daerah penyangga memungkinkan Geely merespons permintaan pasar dengan lebih cepat dan merata.
Strategi distribusi ini juga berfungsi memperkuat kehadiran Geely dalam industri otomotif listrik di Indonesia yang kian kompetitif. Penyaluran unit yang cukup besar menjadi pijakan penting untuk meningkatkan produksi lokal dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat.
Dengan fokus kuat pada lokalisasi, pengembangan teknologi inovatif, serta strategi distribusi yang matang, Geely berkomitmen untuk menjadi pemain utama di ekosistem kendaraan listrik Indonesia. Percepatan distribusi Geely EX2 merupakan bukti nyata dukungan perusahaan dalam mendorong transformasi mobilitas berkelanjutan di tanah air.





