Galaxy Watch Akhirnya Bisa Pantau Tekanan Darah, Penantian Panjang Mulai Terjawab

Fitur pemantauan tekanan darah di Galaxy Watch akhirnya mulai tersedia di Amerika Serikat setelah lama dinanti. Samsung meluncurkan fitur ini secara bertahap, sehingga tidak semua pengguna langsung melihat menu tersebut di perangkat mereka.

Kehadiran fitur ini jadi sorotan karena tingginya kasus hipertensi di Amerika Serikat. Dengan mengutip data Centers for Disease Control and Prevention, Samsung menyebut sekitar 119,9 juta orang dewasa di negara itu mengalami tekanan darah tinggi, atau sekitar sepertiga populasi.

Peluncuran yang dinanti pengguna Galaxy Watch

Samsung sebenarnya sudah lama menawarkan fitur pemantauan tekanan darah di sejumlah pasar global. Namun, akses di Amerika Serikat tertahan cukup lama karena urusan regulasi dan penyesuaian distribusi.

Sekarang, fitur itu mulai aktif di pasar tersebut untuk pengguna yang memenuhi syarat. Distribusinya dilakukan bertahap, jadi kehadirannya bisa berbeda antarperangkat dan antarakun pengguna.

Jika fitur belum muncul, kondisi itu belum berarti perangkat gagal menerima pembaruan. Pengguna hanya perlu menunggu gelombang aktivasi berikutnya karena Samsung tidak menyalurkan fitur ini secara serentak.

Model yang mendapat dukungan

Samsung menetapkan dukungan fitur ini untuk Galaxy Watch 4 dan model yang lebih baru. Jam tangan juga harus menjalankan Wear OS 4.0 agar sistem pemantauan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Di sisi ponsel, perangkat yang terhubung wajib memakai Android 12 atau versi yang lebih tinggi. Aplikasi Samsung Health Monitor juga harus terpasang melalui Galaxy Store pada ponsel pasangan.

Berikut syarat utama agar fitur bisa dipakai di Amerika Serikat:

  1. Menggunakan Galaxy Watch 4 atau model yang lebih baru.
  2. Jam tangan menjalankan Wear OS 4.0.
  3. Ponsel pasangan memakai Android 12 atau lebih tinggi.
  4. Aplikasi Samsung Health Monitor terpasang lewat Galaxy Store.
  5. Pengguna melakukan kalibrasi awal dengan alat ukur tekanan darah bermanset lengan atas.
  6. Kalibrasi diulang setiap 28 hari untuk menjaga akurasi.

Cara kerja pemantauan tekanan darah

Fitur ini tidak bisa dipakai langsung seperti pengukur detak jantung atau penghitung langkah. Pengguna harus melakukan kalibrasi awal terlebih dahulu supaya sistem punya acuan pembacaan yang benar.

Kalibrasi awal membutuhkan alat pengukur tekanan darah yang memakai manset lengan atas. Hasil alat tersebut dipakai sebagai baseline, lalu Galaxy Watch menyesuaikan pembacaannya berdasarkan data itu.

Setelah proses awal selesai, hasil pengukuran dapat dilihat dari pergelangan tangan atau lewat aplikasi Health Monitor di ponsel. Samsung juga meminta pengguna melakukan kalibrasi ulang setiap 28 hari agar hasil tetap mendekati kondisi aktual.

Mengapa fitur ini penting

Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai kondisi yang tidak selalu terasa pada tahap awal. Karena itu, akses pemantauan yang lebih mudah dari perangkat wearable dianggap bisa membantu pengguna lebih cepat menyadari perubahan kesehatan.

Samsung menempatkan fitur ini sebagai alat pemantauan, bukan alat diagnosis. Artinya, Galaxy Watch dapat memberi informasi tambahan, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan medis atau alat klinis yang digunakan tenaga kesehatan.

Pendekatan itu mengikuti pola umum pada perangkat kesehatan konsumen. Jam tangan pintar dapat membantu memantau tren, namun keputusan medis tetap harus bergantung pada evaluasi dokter dan alat yang tervalidasi secara klinis.

Mengapa peluncuran ini menarik perhatian pasar wearable

Kehadiran fitur tekanan darah memperkuat posisi Galaxy Watch di segmen kesehatan digital. Selama beberapa tahun terakhir, produsen wearable memang makin agresif menonjolkan fitur kesehatan sebagai pembeda utama produk mereka.

Galaxy Watch 4, Galaxy Watch 8, Galaxy Watch 8 Classic, dan Galaxy Watch Ultra generasi terbaru termasuk model yang disebut kompatibel dengan fitur tersebut di Amerika Serikat. Ini membuat lini jam tangan Samsung tetap relevan bagi pengguna yang mencari fungsi pemantauan tubuh yang lebih lengkap.

Di saat yang sama, manfaat fitur ini tetap bergantung pada disiplin penggunaan. Kalibrasi awal dan kalibrasi ulang berkala menjadi bagian penting agar pembacaan tekanan darah tidak melenceng jauh dari kondisi sebenarnya.

Apa yang perlu diperhatikan pengguna

Sebelum mengandalkan fitur ini, pengguna perlu memastikan semua syarat teknis sudah terpenuhi. Samsung tidak merancangnya sebagai fitur sekali pakai, melainkan sebagai sistem pemantauan yang membutuhkan penyesuaian dan pembaruan berkala.

Ada tiga hal yang paling menentukan agar fitur berjalan baik. Pertama, perangkat harus kompatibel dan sudah mendapat aktivasi fitur. Kedua, aplikasi pendamping harus terpasang dengan benar di ponsel. Ketiga, proses kalibrasi harus dilakukan sesuai jadwal yang diminta Samsung.

Jika salah satu syarat itu belum lengkap, fitur kemungkinan tidak tampil atau tidak bisa digunakan secara maksimal. Karena peluncurannya masih bertahap, sebagian pengguna juga mungkin perlu menunggu sebelum akses benar-benar muncul di perangkat mereka.

Pada titik ini, Galaxy Watch mulai menawarkan fungsi yang lebih dekat dengan kebutuhan kesehatan harian pengguna, terutama bagi mereka yang ingin memantau tekanan darah dari pergelangan tangan dengan perangkat yang sudah mereka pakai setiap hari.

Berita Terkait

Back to top button