Menjelang Lebaran 2026, GAC Indonesia meningkatkan layanan khusus untuk para pemudik pengguna mobil listrik. Perusahaan memastikan kemudahan dan kenyamanan perjalanan melalui sejumlah fasilitas teknis yang siap mendukung selama arus mudik dan balik.
GAC Indonesia merancang program GAC Siaga Lebaran yang menampilkan layanan bengkel dan posko siaga di titik strategis. Program ini bertujuan mengatasi hambatan teknis kapan saja, termasuk saat hari libur Lebaran.
Bengkel Siaga di Sembilan Lokasi Strategis
GAC Indonesia mengoperasikan sembilan bengkel siaga yang tersebar di kota besar di Indonesia. Bengkel ini menyediakan berbagai layanan, mulai dari servis berkala, penggantian aki, hingga pengecekan teknis kendaraan. Dengan layanan ini, pemudik bisa melakukan perawatan kendaraan setiap saat.
Lokasi bengkel siaga GAC Indonesia terdiri dari:
- GAC Yogyakarta
- GAC BSD Tangerang
- GAC Cikarang
- GAC Halim
- GAC Jemursari Surabaya
- GAC Nusa Dua Bali
- GAC PIK
- GAC Semarang
- GAC Soekarno Hatta Bandung
Setiap bengkel beroperasi penuh selama masa arus mudik dan balik agar konsumen tidak perlu khawatir jika membutuhkan bantuan teknis.
Posko Siaga dengan Fasilitas Lengkap
Selain bengkel, perusahaan juga membuka dua posko siaga di titik yang strategis sepanjang jalur mudik. Posko pertama berada di Rest Area KM 229B Tol Kanci–Pejagan dan posko kedua di Rest Area KM 343 Tol Pemalang–Batang. Kedua posko ini aktif sejak 18 hingga 29 Maret.
Posko siaga menawarkan fasilitas seperti pengisian daya AC charging gratis, pengecekan tekanan ban, pemeriksaan cairan kendaraan, serta pembaruan perangkat lunak kendaraan. Kehadiran posko ini menjadi solusi cepat bagi pemudik dalam menjaga kondisi kendaraan selalu prima.
Layanan Emergency Roadside Assistance 24 Jam
GAC Indonesia juga menyediakan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) yang beroperasi 24 jam penuh. Layanan ini membantu pengguna mobil GAC yang mengalami kendala teknis mendadak selama perjalanan mudik. Pelayanan ERA meningkatkan rasa aman dan kepercayaan diri pemudik.
Menurut Aldi Ruvian dari Tim Aftersales GAC Indonesia, program layanan penuh ini adalah bukti komitmen perusahaan terhadap misi “Great Art of Comfort.” Ia menyatakan, operasional bengkel dan posko tetap berjalan saat hari libur Lebaran agar pelanggan tidak merasa kesulitan memperoleh perawatan kendaraan.
Simulasi Perjalanan dan Pengisian Daya Optimal
Seluruh fasilitas teknis didukung oleh simulasi rute perjalanan dari Jakarta menuju wilayah timur. Hasil simulasi menunjukan lokasi posko berada pada titik yang ideal untuk pengisian daya mobil listrik pemudik. Pendekatan ini mengantisipasi potensi kesulitan daya baterai di tengah perjalanan.
Dengan perencanaan matang ini, GAC memperkecil risiko gangguan teknis dan gangguan energi selama periode mudik yang biasanya padat aktivitas.
Penawaran Diskon Portable Charger dan Vehicle to Load
Selain layanan teknis, GAC Indonesia juga menghadirkan diskon spesial 20 persen untuk pembelian portable charger selama program Lebaran. Diskon ini juga berlaku untuk perangkat Vehicle to Load (V2L), yang memungkinkan pengisian daya kendaraan di lokasi tujuan.
Fasilitas V2L menyediakan solusi pengisian baterai secara fleksibel sehingga pemudik bisa kembali menggunakan kendaraan elektrik dengan mudah. Penawaran ini menjadi tambahan nilai bagi pelanggan yang ingin memastikan kendaraan selalu siap pakai.
Upaya Memajukan Kendaraan Ramah Lingkungan
GAC Indonesia memperlihatkan peran aktifnya dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik ramah lingkungan. Perusahaan tidak hanya fokus penjualan, tetapi juga menjamin kenyamanan dan kemudahan layanan bagi para penggunanya dalam aktivitas mudik.
Dengan layanan 24 jam, bengkel siaga, posko strategis, dan diskon perlengkapan, GAC berkomitmen mengiringi perjalanan mudik yang aman dan nyaman. Kebijakan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung transformasi energi di sektor transportasi Indonesia.
Program layanan lengkap jelaskan bahwa GAC Indonesia mengutamakan kepuasan pelanggan dan kelancaran perjalanan selama musim mudik. Ini juga menegaskan kesiapan industri otomotif nasional dalam menghadapi kebutuhan mobilitas elektrik yang kian meningkat.
