Divestasi TikTok di AS Picu Lonjakan 2850% Unduhan UpScrolled, Aplikasi Palestina Jadi Alternatif Populer

Divestasi bisnis TikTok di Amerika Serikat memicu lonjakan unduhan luar biasa pada aplikasi media sosial baru dari Palestina, UpScrolled. Setelah kabar divestasi TikTok resmi tersebar, banyak pengguna di AS beralih mencari alternatif, sehingga UpScrolled menduduki posisi teratas aplikasi yang paling banyak diunduh di App Store Amerika Serikat.

Kesepakatan divestasi tersebut adalah hasil negosiasi antara AS dan Tiongkok yang mengatur pemisahan operasional TikTok di pasar AS. Kebijakan ini menyebabkan TikTok di AS tidak lagi sepenuhnya berafiliasi dengan ByteDance, induk perusahaan asal Tiongkok. Ketidakpastian ini membuat pengguna beralih ke aplikasi lain yang dinilai lebih stabil dan menarik, salah satunya adalah UpScrolled.

Lonjakan Unduhan UpScrolled

Data dari Appfigures mencatat selama 21 sampai 24 Januari, UpScrolled mengalami peningkatan unduhan hingga 41.000 kali. Angka ini menunjukkan lonjakan sebesar 2.850 persen dibanding rata-rata unduhan harian sebelumnya. Dalam rentang tersebut, unduhan harian bahkan mencapai sekitar 14.000 kali, menyumbang sepertiga dari total unduhan sepanjang masa aplikasi ini.

Secara keseluruhan, hingga akhir Januari, total unduhan UpScrolled mencapai 140.000 kali, dengan lebih dari 75.000 unduhan berasal dari pengguna di Amerika Serikat. Lonjakan ini menyebabkan kapasitas server aplikasi sempat kewalahan. Pengembang UpScrolled melalui akun resmi mereka di X (sebelumnya Twitter) mengakui tantangan tersebut dan berupaya meningkatkan infrastruktur teknis agar dapat melayani pengguna dengan optimal.

Fitur dan Karakteristik Unik UpScrolled

UpScrolled diluncurkan pada Juli tahun lalu dan menggabungkan berbagai fitur populer dari aplikasi media sosial sekelas Instagram, Twitter (X), dan TikTok. Pengguna dapat membagikan foto, video, teks, serta mengirim pesan langsung (direct message). Antarmuka pengguna menyajikan tombol interaksi seperti likes, komentar, dan repost yang mirip Instagram, sementara fitur trending topic mengingatkan pada pengalaman di platform X.

Salah satu fitur menonjol lainnya adalah “Discover Page” yang menghadirkan konten dengan fokus utama pada isu-isu Palestina. Platform ini mengklaim memiliki misi anti-sensor dan anti-shadowban, yang artinya bebas dari sensor berlebihan dan pembatasan algoritma yang biasanya membatasi penyebaran konten. Hal ini memberi pengguna ruang berkreasi dan berekspresi tanpa adanya intervensi yang berat sebelah.

Pengembang dan Visi UpScrolled

UpScrolled dikembangkan oleh Issam Hijazi, seorang pengembang dan pengusaha dengan latar belakang gabungan Palestina, Yordania, dan Australia. Ia memiliki pengalaman bekerja di perusahaan teknologi global seperti Oracle dan IBM. Proyek ini juga mendapat dukungan dari Tech for Palestine, sebuah inkubator startup yang fokus mendanai teknologi demi mendukung perjuangan Palestina.

Visi utama UpScrolled adalah menciptakan platform yang dimiliki dan diatur oleh penggunanya sendiri. Tim pengembang berkomitmen menyediakan ruang digital yang bebas dari intervensi agenda tersembunyi atau manipulasi algoritma yang kerap terjadi di platform media sosial besar. Mereka ingin menegaskan prinsip keterbukaan, netralitas, dan kebebasan berekspresi sebagai nilai utama aplikasi ini.

Rangkuman Data Penting

  1. Total unduhan UpScrolled mencapai 140.000 kali pada akhir Januari, dengan lebih dari 53% berasal dari Amerika Serikat.
  2. Jumlah unduhan harian melonjak hingga 14.000 kali, meningkat sekitar 2.850% pasca isu divestasi TikTok muncul.
  3. UpScrolled menghadirkan fitur gabungan Instagram, Twitter (X), dan TikTok dengan fokus konten khusus mengenai isu Palestina.
  4. Pengembang aplikasi ini adalah Issam Hijazi, yang mendapatkan dukungan dari Tech for Palestine.
  5. UpScrolled mengusung misi anti-sensor dan berkomitmen pada kebebasan berekspresi tanpa adanya shadowban.

Fenomena melonjaknya popularitas UpScrolled menunjukkan bagaimana perubahan regulasi pada platform teknologi besar dapat menciptakan peluang bagi startup di wilayah yang sebelumnya kurang dikenal secara global. Hal ini juga menunjukkan kebutuhan masyarakat digital akan alternatif yang lebih terbuka, transparan, dan bebas dari dominasi korporasi besar maupun pengaruh politik.

UpScrolled kini tersedia secara gratis di App Store bagi pengguna iOS dan Play Store untuk Android. Pengembang terus melakukan pembaruan untuk menjawab tantangan peningkatan kapasitas server serta memenuhi ekspektasi komunitas pengguna yang terus berkembang setelah divestasi TikTok di AS. Perkembangan ini menghadirkan alternatif baru dalam lanskap media sosial yang dinamis dan serba cepat berubah.

Berita Terkait

Back to top button