Daihatsu Investasi Rp2,9 T Bangun Pabrik Hijau & Luncurkan Rocky e-Smart Hybrid Pertama di Indonesia

Daihatsu melangkah maju dengan investasi besar senilai Rp2,9 triliun untuk membangun pabrik baru yang mengusung konsep ramah lingkungan. Terletak di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur, pabrik ini diberi nama Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2).

Pabrik ini bukan hanya untuk menambah kapasitas produksi, tetapi juga sebagai pusat manufaktur hijau yang mampu mengurangi emisi karbon hingga 20%. Langkah ini merupakan wujud komitmen Daihatsu dalam mendukung keberlanjutan industri otomotif nasional.

Inovasi Teknologi Hijau di Karawang Assembly Plant 2

KAP 2 menggunakan konsep E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact) yang diimplementasikan di tiga lini utama: body, painting, dan assembling. Penerapan desain pabrik tanpa dinding memberikan sirkulasi udara alami sehingga mengurangi kebutuhan energi listrik.

Salah satu sumber energi utama berasal dari panel surya yang terpasang di atap pabrik, sehingga suplai listriknya lebih ramah lingkungan. Proses pengecatan dilakukan tanpa limbah air, dan pemanfaatan teknologi robotik tingkat tinggi meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga presisi produksi.

Pabrik seluas 23 hektar ini memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 140.000 unit, sehingga total kapasitas Daihatsu Motor Indonesia kini mencapai lebih dari 530.000 unit per tahun. Produk yang dihasilkan tidak hanya untuk pasar domestik, tetapi juga ekspor global. Pelibatan ribuan pemasok, termasuk UMKM lokal, turut mendorong pengembangan rantai pasok nasional.

Peluncuran Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid

Seiring dengan investasi pabrik hijau, Daihatsu mengenalkan Rocky e-Smart Hybrid sebagai mobil hybrid pertama yang dipasarkan secara resmi di Indonesia. Peluncuran ini terjadi di pameran GIIAS bulan Juli lalu dan menjadi simbol langkah perusahaan menuju elektrifikasi.

Rocky e-Smart Hybrid mengusung teknologi ‘Real Series Hybrid’ yang dikembangkan secara mandiri di Jepang. Mesin bensin 1.2L WA-VEX di mobil ini tidak menggerakkan roda secara langsung, melainkan berfungsi sebagai generator pengisi baterai berkapasitas 177,6 Volt. Dengan demikian, pengguna tidak perlu mengisi daya baterai secara manual karena proses pengisian terjadi otomatis selama berkendara.

Performa dan Efisiensi Rocky e-Smart Hybrid

Tenaga maksimal yang dihasilkan mencapai 106 PS dengan torsi puncak sebesar 170 Nm. Dalam hal akselerasi, mobil ini dapat melaju dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 10 detik. Efisiensi bahan bakar juga cukup tinggi antara 28 sampai 34,8 km per liter berdasarkan standar uji JC08 di Jepang.

Emisi CO2 yang dikeluarkan hanya sebesar 83 gram per kilometer, menegaskan komitmen Daihatsu terhadap pengurangan dampak lingkungan dari kendaraan bermotor.

Fitur Keselamatan Terdepan

Rocky e-Smart Hybrid dilengkapi dengan Advanced Safety Assist (ASA) generasi terbaru yang menawarkan delapan fungsi penting. Fitur-fitur tersebut meliputi peringatan tabrakan, pengereman otomatis, peringatan keluar jalur, dan kontrol kesalahan injak pedal. Keamanan penumpang juga ditingkatkan dengan adanya enam SRS Airbag sebagai fitur pasif.

Penggunaan fitur keselamatan canggih ini meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengendara saat berkendara di berbagai kondisi jalan.

Dampak Strategis Investasi dan Elektrifikasi

Investasi Rp2,9 triliun oleh Daihatsu merupakan langkah strategis untuk mengadopsi prinsip green manufacturing sekaligus mempercepat transisi menuju kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. KAP 2 tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menjadi standar baru untuk pabrik otomotif yang nyaman dan berwawasan lingkungan.

Hadirnya Rocky e-Smart Hybrid menjadi tonggak penting dalam era elektrifikasi kendaraan di Tanah Air. Model ini membuka peluang pengembangan teknologi ramah lingkungan lainnya di segmen kendaraan penumpang. Selain itu, langkah ini mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya pengurangan emisi karbon.

Daihatsu juga semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor transformasi kendaraan hybrid di pasar otomotif domestik dan internasional. Pengembangan teknologi yang inovatif, peningkatan kapasitas produksi, serta fokus pada keberlanjutan menjadi pilar utama dalam proyek ambisius ini.

Poin Penting Investasi dan Peluncuran Daihatsu

  1. Investasi Rp2,9 triliun untuk pembangunan pabrik hijau Karawang Assembly Plant 2 seluas 23 hektar.
  2. Pabrik dirancang dengan konsep E-SSC, menggunakan panel surya dan teknologi robotik tinggi.
  3. Kapasitas produksi tahunan mencapai 140.000 unit, total produksi Daihatsu Indonesia lebih dari 530.000 unit.
  4. Pelibatan ribuan pemasok lokal, termasuk UMKM, untuk pengembangan rantai pasok.
  5. Peluncuran Rocky e-Smart Hybrid, model hybrid pertama Daihatsu di Indonesia.
  6. Teknologi Real Series Hybrid dengan mesin bensin 1.2L sebagai generator baterai.
  7. Efisiensi bahan bakar 28-34,8 km/liter dengan emisi CO2 hanya 83 gram/km.
  8. Fitur keselamatan Advanced Safety Assist generasi terbaru dan 6 SRS Airbag.
  9. Mendukung upaya pemerintah dalam pengurangan emisi karbon dan elektrifikasi kendaraan.

Langkah ini menggarisbawahi transformasi besar Daihatsu menuju produksi kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Inovasi teknologi dan keberlanjutan menjadi kunci utama untuk menjaga daya saing di era otomotif yang semakin berubah cepat. Pabrik manufaktur hijau dan produk hybrid pertama ini membuka peluang baru dalam pengembangan otomotif nasional yang lebih bersih dan modern.

Berita Terkait

Back to top button