Samsung akan menghentikan dukungan update software untuk sejumlah perangkat mulai tahun 2026. Hal ini mencakup berbagai seri HP dari flagship hingga entry-level yang dirilis sebelum tahun 2022. Pengguna perangkat tersebut tidak akan lagi menerima pembaruan One UI, update Android terbaru, maupun patch keamanan secara resmi.
Pemberhentian update ini disebabkan oleh keterbatasan hardware pada perangkat lama sehingga tidak mendukung teknologi terbaru. Samsung juga mempertimbangkan faktor biaya dan sumber daya untuk pengembangan perangkat lunak agar fokus pada seri yang lebih baru.
Daftar HP Samsung yang Berhenti Mendapat Update pada 2026
-
Flagship
- Samsung Galaxy S20 dan seri di bawahnya
- Semua varian Samsung Galaxy Note
- Samsung Galaxy Z Flip 3 dan seri sebelumnya
- Samsung Galaxy Z Fold 3 dan seri sebelumnya
-
Mid-range dan Entry Level
- Samsung Galaxy A12, A22, A32, A52, A72 dan turunannya
- Samsung Galaxy M12, M32, M52 dan model di bawahnya
- Samsung Galaxy F12, F22, F52 serta seri yang lebih lama
- Seri Galaxy XCover
- Samsung Galaxy XCover Pro
- Samsung Galaxy XCover 4
Samsung mengumumkan penghentian update ini sebagai langkah alami karena perangkat dengan usia lebih dari empat tahun biasanya tidak mampu menjalankan fitur terbaru dengan optimal. Bila dipaksa, muncul risiko penurunan performa dan gangguan kestabilan sistem.
Alasan Samsung Menghentikan Pembaruan Software
Samsung menawarkan masa dukungan update yang bervariasi, umumnya antara tiga hingga tujuh tahun, tergantung kelas perangkat. Setelah jangka ini berakhir, update akan dihentikan untuk mengalokasikan sumber daya pada perangkat dan teknologi baru. Selain itu, pembaruan untuk perangkat lama sering tidak kompatibel dengan hardware yang sudah usang sehingga dapat menghasilkan pengalaman pengguna yang buruk.
Pentingnya update pun tidak sebatas fitur baru, tetapi juga keamanan. Menurut Android, pembaruan secara berkala adalah pondasi utama dalam melindungi perangkat dari ancaman siber seperti malware dan serangan peretasan. Pengguna HP yang tidak mendapat update keamanan berada pada risiko yang lebih tinggi.
Dampak Ketika HP Samsung Berhenti Mendapat Update
Ketika update dihentikan, HP lebih rentan terhadap pelanggaran keamanan. Data penting seperti password dan informasi transaksi keuangan dapat terancam jika sistem operasi tidak diperbarui. Selain itu, aplikasi terbaru mungkin tidak berjalan lancar atau bahkan gagal berfungsi karena ketidakcocokan versi sistem operasi.
Pada sisi performa, pengguna bisa mengalami penurunan kecepatan dan kompatibilitas aplikasi, terutama dalam penggunaan gaming atau aplikasi berat lainnya. Masalah ini juga bisa menyulitkan koneksi dengan perangkat dan aksesori modern seperti earphone nirkabel atau smartwatch.
Alternatif yang Bisa Dilakukan Pengguna HP Samsung yang Sudah Tidak Mendapat Update
Meski update resmi dihentikan, perangkat masih layak digunakan untuk aktivitas dasar seperti browsing, media sosial, dan fotografi. Berikut beberapa solusi yang bisa dipertimbangkan:
-
Custom ROM
Pengguna yang mengerti teknis dapat memasang custom ROM seperti LineageOS atau Evolution X. Custom ROM ini biasanya menyediakan pembaruan software dan fitur terbaru yang tidak lagi didukung oleh Samsung. Namun, pemasangan custom ROM memerlukan pengetahuan yang cukup dan risiko garansi hilang serta potensi gangguan fungsi. -
Kewaspadaan dalam Penggunaan
Jangan mengunduh aplikasi atau file dari sumber yang tidak terpercaya. Selalu periksa izin aplikasi untuk menghindari malware yang bisa mengambil data pribadi. Pengguna juga sebaiknya tidak mengakses tautan yang mencurigakan. - Pertimbangkan Ganti HP Baru
Jika ingin pengalaman yang lebih aman, lancar, dan mendapat fitur terbaru secara resmi, membeli perangkat baru bisa menjadi pilihan paling efektif. Selain mendapat update penuh, perangkat baru akan memiliki hardware yang lebih mumpuni.
Mengetahui kapan dukungan update berakhir membantu pengguna dalam menyusun strategi penggunaan perangkat. Informasi daftar HP Samsung yang berhenti dapat menjadi referensi penting sebelum memutuskan membeli perangkat atau mengganti yang lama. Hal ini juga memengaruhi keamanan dan kenyamanan penggunaan dalam jangka panjang. Pengguna disarankan selalu mengikuti berita resmi dari Samsung mengenai update agar tidak ketinggalan informasi penting.





