ChatGPT Kini Hadirkan Fitur Grup Chat, Kolaborasi Efisien hingga 20 Orang!

OpenAI resmi menghadirkan fitur grup chat di ChatGPT yang memungkinkan hingga 20 orang berkolaborasi dalam satu ruang obrolan bersama kecerdasan buatan. Fitur baru ini mulai diluncurkan secara terbatas pada Jumat, 14 November 2025, di Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Taiwan. Semua pengguna, baik yang menggunakan paket ChatGPT Free, Go, Plus, maupun Pro, dapat mengaksesnya melalui aplikasi mobile maupun versi web.

Mudah Membuat dan Mengelola Grup Chat di ChatGPT

Pengguna kini dapat dengan mudah membuat grup obrolan di ChatGPT hanya dengan mengetuk ikon orang di sudut kanan atas layar chat. Grup baru bisa dimulai dari awal ataupun mengonversi percakapan pribadi menjadi grup, lengkap dengan fungsi menambahkan peserta melalui tautan undangan atau langsung. Grup yang dibuat dapat menampung minimal satu dan maksimal 20 anggota. Seluruh anggota dapat mengatur nama grup, username, dan foto profil sesuai keinginan mereka.

Sistem obrolan grup berbasis model AI GPT-5.1 Auto yang canggih mampu menyesuaikan respons dengan konteks diskusi dan paket pengguna. Berbagai fitur utama ChatGPT, seperti pencarian, pembuatan gambar, unggah file, dan input suara, sudah bisa digunakan secara kolaboratif. Namun, fitur Canvas dan mode suara native masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia dalam peluncuran awal ini.

Manfaat Kolaborasi dalam Grup Chat ChatGPT

Fitur grup chat ini menawarkan banyak manfaat untuk beragam kebutuhan kolaborasi. Mulai dari merencanakan perjalanan bersama, menyusun proyek tim, belajar bersama, hingga melakukan diskusi atau debat yang dibantu moderator AI yang netral. ChatGPT bisa diaktifkan oleh pengguna melalui sebutan “@ChatGPT” sehingga AI hanya merespons saat secara eksplisit dipanggil, menjaga percakapan tetap fokus dan rapi.

Selain memberikan respons berbasis teks, AI dalam grup juga dapat bereaksi dengan emoji dan merujuk ke foto profil tiap anggota untuk interaksi yang lebih personal. Menariknya, hanya pesan balasan dari ChatGPT yang dihitung dalam batas penggunaan kuota akun, sedangkan pesan antar pengguna manusia tidak mempengaruhi limit tersebut sehingga kolaborasi dapat berlangsung lebih efektif dan hemat kuota.

Privasi dan Keamanan Terjaga Ketat

OpenAI menempatkan aspek privasi dan keamanan sebagai prioritas utama pada fitur grup chat ini. Obrolan grup terpisah secara penuh dari riwayat chat pribadi masing-masing pengguna, sehingga data personal tidak secara otomatis dibagikan atau diakses oleh anggota grup lain. Pengelola grup memiliki kontrol administratif untuk mengatur instruksi khusus bagi ChatGPT, seperti menentukan gaya berbicara atau nada respons AI tanpa mengubah preferensi pada akun pribadi anggota lain.

Bagi pengguna di bawah usia 18 tahun, ChatGPT secara otomatis mengaktifkan mode aman guna melindungi pengalaman digital mereka. Orang tua juga bisa menggunakan parental control untuk menonaktifkan akses fitur grup agar memastikan anak tetap berada dalam lingkungan yang aman dan terkendali.

Arah Baru Kolaborasi Digital dengan AI

Peluncuran fitur obrolan grup ini menandai evolusi penting ChatGPT dari sekadar chatbot menjadi platform kolaborasi sosial dan profesional yang komprehensif. Dengan memungkinkan diskusi dan brainstorming lintas wilayah serta tanpa batasan perangkat, OpenAI mengembangkan ekosistem AI yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Inovasi ini membuka potensi kolaborasi lebih dinamis dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, bisnis, hingga komunitas kreatif. Fitur grup chat ChatGPT menawarkan sarana baru yang mudah diakses untuk kerja tim, pengembangan ide, dan pembelajaran bersama secara produktif, aman, dan efisien. OpenAI pun tetap berkomitmen memperluas jangkauan dan kemampuan fitur ini ke lebih banyak negara serta memperkaya fungsi sesuai kebutuhan pengguna di masa mendatang.

Berita Terkait

Back to top button