Bug Serius di HyperOS Bikin Redmi Note 14 Mati Mendadak Saat Daya Baterai Rendah

Xiaomi mengakui adanya bug kritis pada sistem operasi HyperOS yang menyebabkan Redmi Note 14 dan Redmi Note 14 Pro mati mendadak saat baterai menunjukkan sisa daya yang masih cukup banyak, seperti 10% atau 15%. Masalah ini muncul karena kesalahan kalibrasi sensor baterai, di mana persentase baterai yang ditampilkan pada layar tidak mencerminkan daya sebenarnya yang tersisa di dalam baterai fisik.

Menurut laporan resmi dari Xiaomi yang dipublikasikan pada akhir Desember 2025, bug ini ditemukan pada versi HyperOS 3.0.4.0.WOGMIXM untuk Redmi Note 14 dan 3.0.3.0.WOFMIXM untuk Redmi Note 14 Pro. Kondisi ini menyebabkan perangkat tiba-tiba mati tanpa peringatan, meskipun indikator baterai masih menunjukkan cukup banyak daya. Dalam kondisi normal, ponsel akan memberi peringatan saat baterai lemah dan kemudian mati secara terkendali setelah mode hemat daya aktif. Namun, bug ini memicu shutdown paksa yang berisiko menyebabkan hilangnya data yang belum disimpan, kerusakan file sistem, dan masalah saat mengisi ulang baterai setelah mati total.

Penyebab Bug dan Dampaknya

Tim teknis Xiaomi mengungkap akar masalah adalah ketidaksesuaian antara pembacaan persentase baterai oleh sistem dan kapasitas daya yang benar-benar ada di baterai. Kalibrasi sensor baterai yang gagal membuat sistem salah mendeteksi ketersediaan daya. Akibatnya, perangkat tidak sempat mengaktifkan mode hemat daya sebelum daya baterai benar-benar habis. Fenomena ini menimbulkan ketidaknyamanan dan risiko kerusakan perangkat, selain pengalaman pengguna yang terganggu karena perangkat tiba-tiba mati.

Solusi Sementara yang Disarankan

Untuk mengurangi dampak bug ini sebelum perbaikan resmi dirilis, Xiaomi menyarankan pengguna melakukan kalibrasi baterai secara manual. Cara yang dianjurkan adalah dengan menggunakan perangkat hingga baterai benar-benar habis dan ponsel mati, kemudian mengisi daya hingga penuh 100% tanpa interupsi. Proses ini membantu menyelaraskan kembali pembacaan sensor baterai dengan kapasitas yang sebenarnya, meski tidak menjamin perbaikan total.

Selain itu, Xiaomi telah mengirimkan build percobaan (beta) yang mengandung perbaikan ke sebagian pengguna melalui program MIUI/HyperOS Beta Tester. Namun, efektivitas pembaruan beta ini belum sepenuhnya konsisten karena beberapa pengguna masih melaporkan kejadian serupa setelah pembaruan.

Gangguan Lain yang Masih Ditangani

Dalam laporan mingguan, Xiaomi juga mencatat adanya keluhan terkait kamera pada Redmi Note 13 Pro+, khususnya suara bergetar dan bunyi klik aneh yang muncul saat menggunakan aplikasi kamera atau fitur zoom digital. Masalah ini terdeteksi pada versi HyperOS 2.0.209.0.VNOMIXM, dan diduga berasal dari konflik driver Optical Image Stabilization (OIS) atau firmware kamera. Pengguna yang mengalami gejala tersebut dianjurkan untuk melaporkan dengan lengkap menggunakan aplikasi Feedback Xiaomi agar dapat ditindaklanjuti.

Perbaikan Lain yang Sudah Dilakukan

Selain menangani bug baterai dan kamera, Xiaomi juga melaporkan perbaikan pada berbagai masalah perangkat lain, antara lain:

  1. Redmi Pad 2 4G & Redmi 14C 5G — masalah konektivitas jaringan sering putus
  2. Xiaomi Pad 7 — aplikasi Messenger sering crash
  3. Xiaomi 15T Pro — data aplikasi cuaca tidak update secara real-time
  4. Redmi Note 14 5G & POCO M7 Pro 5G — gangguan pengisian daya lewat kabel
  5. Redmi Note 14 Pro — fitur NFC yang tidak berfungsi setelah pembaruan

Perbaikan ini sedang digulirkan secara bertahap dan akan tersedia untuk seluruh pengguna dalam waktu satu sampai dua minggu mendatang.

Rekomendasi untuk Pengguna Saat Ini

Xiaomi menghimbau pengguna Redmi Note 14 dan Note 14 Pro untuk tetap berhati-hati dengan baterai, yakni:

  1. Hindari membiarkan baterai turun di bawah 20% tanpa segera melakukan pengisian daya
  2. Lakukan kalibrasi baterai manual secara rutin
  3. Perbarui sistem operasi ke versi terbaru yang tersedia
  4. Gunakan aplikasi Feedback untuk melaporkan bug yang dialami
  5. Jika terdaftar sebagai beta tester, pasang versi percobaan dan berikan umpan balik

Jadwal Perbaikan Resmi

Meski Xiaomi belum mengumumkan jadwal pasti untuk versi stabil yang memperbaiki bug ini, mereka memastikan perbaikan ini akan diluncurkan melalui pembaruan darurat sebelum akhir Januari 2026. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk memastikan kestabilan dan keandalan HyperOS, serta menghargai kesabaran para pengguna selama proses perbaikan berjalan.

Pengguna disarankan untuk tetap memantau kondisi baterai dan melakukan pembaruan sistem secara berkala agar pengalaman penggunaan perangkat tetap optimal dan mengurangi risiko gangguan akibat bug yang sedang terjadi.

Berita Terkait

Back to top button