Arista Group Luncurkan Van Listrik Farizon SV Rp 698 Juta, Saingi Toyota Hiace di Jakarta

Arista Group melalui PT Arista Auto Elektrindo baru saja meluncurkan Farizon SV, sebuah van listrik murni yang kini tersedia untuk pasar Indonesia. Kendaraan niaga ini diposisikan untuk bersaing langsung dengan Toyota Hiace dalam segmen van penumpang dan operasional bisnis.

Farizon SV dijual dengan harga on-the-road (OTR) Jakarta sebesar Rp 698 juta. Produk ini merupakan hasil kolaborasi kerja sama antara Arista Group dan Zhejiang Farizon New Energy Commercial Vehicle Group, anak perusahaan Geely Holding Group yang fokus pada kendaraan niaga listrik.

Profil dan Posisi Farizon SV di Pasar

Farizon sudah dikenal di pasar global, terutama di China, sebagai merek kendaraan niaga listrik unggulan. Sejak diluncurkan pada 2020, Farizon mencatat penjualan lebih dari 160 ribu unit dengan pertumbuhan pangsa pasar yang stabil hingga tahun 2025. Kehadiran Farizon di Indonesia lewat Arista Group diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasar van listrik niaga.

Christoforus Ronny Ng, Director PT Arista Auto Elektrindo, menegaskan bahwa Farizon SV bukan sekadar konsep kendaraan listrik, melainkan solusi nyata yang siap mendukung pelaku usaha di Indonesia. Van listrik ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional bisnis dengan standar ramah lingkungan dan efisiensi tinggi.

Spesifikasi dan Desain Farizon SV

Farizon SV hadir dengan konfigurasi 16 kursi yang nyaman, cocok untuk transportasi penumpang atau operasional bisnis. Kabinnya luas dengan kapasitas bagasi besar berjenis pintu barn door, memungkinkan akses barang dan penumpang lebih mudah. Desain tanpa pilar B memberikan kemudahan keluar-masuk tanpa mengorbankan kekuatan struktur bodi kendaraan.

Dimensi Farizon SV cukup besar, yakni panjang 5.995 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 2.500 mm, dengan jarak sumbu roda 3.850 mm. Ground clearance sebesar 150 mm memungkinkan perjalanan mulus di berbagai kondisi jalan.

Kendaraan ini dibangun di atas platform GXA-M (Geely Global Modular Architecture), yang mengombinasikan material aluminium dan baja high strength. Kombinasi tersebut menghasilkan bodi yang kuat namun ringan, mendukung performa dan efisiensi energi Farizon SV.

Fitur Keselamatan dan Teknologi

Farizon SV menyematkan 30 sistem keselamatan canggih yang memenuhi standar keamanan Eropa. Fitur tersebut memberikan perlindungan maksimal bagi pengemudi dan penumpang selama berkendara.

Selain itu, van listrik ini dilengkapi berbagai teknologi bantuan berkendara terkini yang memperkuat posisi Farizon sebagai kendaraan niaga yang aman dan andal. Fitur keselamatan ini menjadi nilai tambah penting untuk penggunaan dalam area perkotaan dan rute operasional bisnis.

Performa dan Jarak Tempuh

Motor listrik Farizon SV mampu menghasilkan daya maksimum 170 kW atau sekitar 228 daya kuda. Torsi puncak 336 Nm memberikan akselerasi responsif sekaligus kemampuan angkut yang optimal untuk kendaraan niaga.

Van ini menggunakan baterai berkapasitas 82,8 kWh dari Gotion. Kapasitas tersebut cukup besar untuk menjelajah jarak hingga 400 km dalam sekali pengisian penuh, cocok untuk penggunaan dalam operasi harian di kawasan perkotaan maupun perjalanan jarak menengah.

Teknologi pengisian daya Farizon SV menggunakan konektor CCS2 dengan kemampuan ultra fast charging. Pengisian dari level baterai 20% ke 80% hanya memerlukan waktu 36 menit melalui DC Charging 140 kW. Fitur ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi waktu yang sangat dibutuhkan untuk kendaraan operasional.

Harga dan Layanan Purna Jual

Harga Farizon SV yang dipatok sebesar Rp 698 juta sudah termasuk ongkos kirim dan pajak di wilayah Jakarta. Pelanggan dapat melakukan pemesanan melalui jaringan dealer resmi Farizon Arista yang hadir di Tebet dan Bandung.

Keunggulan lain adalah dukungan layanan purna jual dari Arista Group yang telah berpengalaman lebih dari 35 tahun di industri otomotif Indonesia. Jaringan servis dan ketersediaan suku cadang yang memadai memberikan jaminan kenyamanan dan keandalan dalam penggunaan jangka panjang.

Peluang dan Tantangan di Pasar Indonesia

Peluncuran Farizon SV menandai babak baru dalam pengembangan kendaraan listrik niaga di Indonesia. Kendaraan ini menawarkan pilihan baru bagi pelaku usaha yang ingin beralih ke moda transportasi lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa maupun fungsionalitas.

Dibandingkan Toyota Hiace yang sudah mapan dan populer, Farizon SV hadir dengan teknologi listrik mutakhir dan biaya operasional yang lebih efisien. Hal ini bisa menjadi daya tarik utama terutama bagi perusahaan yang mengedepankan operasi hijau dan keberlanjutan bisnis.

Namun, kesuksesan Farizon SV juga akan bergantung pada kesiapan infrastruktur pengisian daya listrik dan adaptasi pengguna terhadap teknologi baru ini. Dukungan pemerintah dan peraturan terkait kendaraan listrik di sektor niaga dapat menjadi faktor kunci dalam mempercepat penetrasi pasar.

Tabel Perbandingan Singkat Farizon SV dan Toyota Hiace

Fitur Farizon SV Toyota Hiace
Jenis Mesin Motor listrik 170 kW Mesin bensin/diesel
Kapasitas Penumpang 16 kursi 12-15 kursi
Jarak Tempuh 400 km (baterai penuh) Bergantung bahan bakar
Waktu Isi Ulang Baterai 36 menit (20-80%) Tidak berlaku
Harga (OTR Jakarta) Rp 698 juta Mulai dari sekitar Rp 400 juta
Fitur Keselamatan Lengkap dengan 30 sistem Standar kendaraan niaga

Farizon SV bukan hanya sekadar kendaraan listrik biasa, melainkan jawaban bagi bisnis yang ingin mengurangi emisi karbon sambil menjaga produktivitas. Potensi besar di pasar kendaraan komersial listrik di Indonesia membuka peluang bagi produk ini untuk tumbuh dan bersaing.

Teknologi dan layanan yang ditawarkan Farizon SV memberikan bukti nyata bahwa inovasi kendaraan niaga listrik bisa menjadi kenyataan yang proaktif untuk menghadapi tantangan lingkungan dan kebutuhan bisnis modern. Dengan harga kompetitif dan fitur lengkap, Farizon SV siap mengisi pasar van listrik yang tengah berkembang di tanah air.

Berita Terkait

Back to top button