Di tengah meningkatnya kebutuhan perangkat praktis untuk menunjang kerja hybrid, tablet menjadi solusi ideal yang mengisi celah antara laptop yang berat dan smartphone yang layarnya terlalu kecil untuk produktivitas. Pada Desember 2025, pasar tablet terjangkau di Indonesia semakin ramai dengan berbagai pilihan mulai dari Rp1 jutaan hingga Rp4 jutaan, menawarkan performa mumpuni tanpa harus menguras isi dompet.
Motorola Moto Pad 60 Neo adalah salah satu perangkat terbaru yang diluncurkan pada kuartal keempat 2025. Mengusung layar IPS LCD 11 inci dengan resolusi 2,5K dan refresh rate 90Hz, tablet ini tampil dengan bobot ringan hanya 480 gram, cocok untuk penggunaan mobile. Ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 dan RAM 4 GB, perangkat ini mendukung transfer aktivitas tanpa hambatan antar perangkat Motorola dan Lenovo melalui fitur Smart Connect. Harganya dibanderol Rp2,9 juta untuk versi 4GB/128GB.
Bagi yang mencari opsi paling ekonomis, Infinix XPAD Generasi Pertama layak dipertimbangkan. Dengan harga mulai Rp1.799.000, tablet ini memanfaatkan chipset Helio G99 untuk performa yang cukup kuat menjalankan aplikasi kerja seperti WPS Office, lengkap dengan empat speaker stereo. Meski telah beredar selama hampir 1,5 tahun, tablet ini masih andal untuk multitasking ringan.
Di kelas yang sedikit lebih tinggi, Xiaomi Pad 6 menawarkan kinerja impresif dari Snapdragon 870 dan layar 11 inci ber-refresh rate 144Hz yang sangat mulus. Selain itu, dukungan stylus dan keyboard cover menjadikannya pilihan tepat untuk tugas yang menuntut presisi input. Harga kini berada di kisaran Rp4,5 juta, turun dari harga peluncuran di atas Rp5 juta.
Tablet dari Huawei, yakni MatePad SE 11, mengutamakan kenyamanan visual dengan sertifikasi Low Blue Light dan Flicker Free dari TUV Rheinland. Layarnya yang berukuran 11 inci menawarkan resolusi full HD yang nyaman untuk browsing dan membaca dokumen dalam sesi kerja panjang. Dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 128 GB, harga perangkat ini berkisar antara Rp2,2 juta hingga Rp2,4 juta, mengusung HarmonyOS 2.0 sebagai sistem operasi.
Sementara itu, untuk budget pas-pasan di bawah Rp2,5 juta, Redmi Pad SE hadir dengan baterai besar 8000 mAh dan pengelolaan daya efisien berkat chipset Snapdragon 680. Tablet berlayar 11 inci ini menawarkan kualitas body solid dan pengalaman visual lancar berkat refresh rate 90Hz. Perangkat ini sangat cocok untuk penggunaan administratif dan virtual meeting ringan.
Pilihan baru lainnya adalah Infinix XPad 20 Pro yang membawa performa lebih tinggi dengan Helio G100 Ultimate dan RAM 8 GB. Layar 12 inci yang lega membuatnya ideal untuk multitasking di aplikasi kantor dan menikmati konten multimedia. Dengan harga mulai Rp2,8 juta, tablet ini jadi salah satu opsi kuat di mid-range.
Di segmen lebih premium, POCO Pad M1 menawarkan chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang sangat bertenaga, layar 12,1 inci beresolusi 2.5K dengan refresh rate 120Hz, serta baterai jumbo 12.000 mAh dengan fast charging 33W. Harga promosi saat ini berada di angka Rp3,9 jutaan, menjadikannya pilihan menarik bagi pekerja yang membutuhkan perangkat cepat dan tahan lama.
Terakhir, Oppo Pad Air menonjolkan desain ringan dan tipis dengan berat hanya 440 gram, ideal bagi pengguna yang mobilitasnya tinggi. Performa Snapdragon 680 serta fitur multitasking yang dioptimalkan ColorOS for Pad, membuat tablet ini andal untuk pekerjaan ringan dan presentasi klien. Harga di pasaran antara Rp3,3 juta hingga Rp3,5 juta.
Berikut rangkuman tablet murah terbaik untuk kerja di Desember 2025 beserta kisaran harganya:
- Motorola Moto Pad 60 Neo — Rp2,9 juta (4GB/128GB)
- Infinix XPAD Generasi Pertama — Rp1,8 juta (4GB/128GB)
- Xiaomi Pad 6 — Rp4,5 juta (8GB/256GB)
- Huawei MatePad SE 11 — Rp2,2 juta (6GB/128GB)
- Redmi Pad SE — Rp1,9 juta (4GB/128GB)
- Infinix XPad 20 Pro — Rp2,8 juta (8GB/128GB)
- POCO Pad M1 — Rp3,9 juta (8GB/256GB)
- Oppo Pad Air — Rp3,3 juta (4GB/64GB)
Demikian daftar tablet dengan harga terjangkau yang bisa menjadi solusi untuk menunjang pekerjaan secara hybrid maupun aktivitas digital lainnya. Mengingat semakin majunya teknologi di segmen ini, konsumen kini bisa memilih perangkat yang sesuai kebutuhan tanpa harus merogoh kocek dalam. Tablet-tablet di atas tidak hanya cocok untuk kebutuhan office ringan, tetapi juga beberapa mendukung multimedia dan multitasking dengan baik. Pengguna disarankan mempertimbangkan fitur seperti kapasitas baterai, ukuran layar, serta dukungan aksesoris agar investasi perangkat kerja semakin optimal.





