7 Amalan Utama Peringatan Isra Mikraj untuk Raih Pahala Besar dan Perkuat Keimanan Tahun 2026

Isra Mikraj merupakan peristiwa penting bagi umat Muslim yang menandai perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke langit ketujuh untuk bertemu dengan Allah Swt. Peristiwa ini menjadi tonggak turunnya perintah salat lima waktu sebagai salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan.

Memperingati Isra Mikraj bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan juga sebagai momentum mempererat hubungan spiritual dengan Allah Swt. Untuk itu, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan agar pahala yang diraih semakin besar di tahun ini.

1. Berpuasa di Bulan Rajab
Puasa sunnah pada bulan Rajab sangat dianjurkan, sebagaimana sabda Rasulullah saw. dalam hadis riwayat Imam Al-Baihaqi bahwa siapa yang berpuasa sehari di bulan Rajab, Allah akan memberinya minuman dari sungai surga yang putih dan manis (HR. Bukhari Muslim). Puasa ini merupakan bentuk penghambaan yang memungkinkan untuk mendapatkan ganjaran dari Allah.

2. Memperbanyak Istighfar
Memohon ampunan adalah kunci pembersihan hati yang utama, apalagi saat Isra Mikraj yang bertepatan dengan bulan Rajab. Pada bulan ini, keutamaan pengampunan dosa semakin besar. Membaca doa Sayyidul Istighfar di pagi dan sore hari sangat dianjurkan agar hati menjadi lebih bersih dan diri semakin dekat dengan Allah Swt.

3. Melangitkan Doa
Momen Isra Mikraj sangat tepat untuk meningkatkan intensitas doa. Doa yang sering diamalkan di bulan Rajab adalah: "Allahumma baarik lana fii rojaba wa sya’bana wa ballighna Ramadan," yang artinya memohon keberkahan di bulan Rajab dan Syaban serta agar sampai pada bulan Ramadan. Doa ini menjadi bentuk pengharapan agar setiap amalan diterima dan diberkahi.

4. Berzikir
Zikir membantu menenangkan hati dan memperkuat ketergantungan kepada Allah. Kalimat "La hawla wa la quwwata illa billah" merupakan zikir yang dianjurkan Nabi Ibrahim kepada Nabi Muhammad saw. Sebagai pengingat bahwa hanya Allah yang memberi kekuatan, zikir ini sangat penting untuk menguatkan spiritual selama memperingati Isra Mikraj.

5. Salat Sunnah
Pelaksanaan salat sunnah seperti salat hajat, taubat, witir, dan tahajud setelah salat Magrib dan Isya pada malam Isra Mikraj dapat meningkatkan kualitas ibadah. Salat-salat sunnah ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri secara pribadi kepada Allah Swt serta meningkatkan keimanan secara mendalam.

6. Membaca Salawat
Membaca salawat kepada Nabi Muhammad saw. merupakan wujud penghormatan dan kecintaan. Salawat Ibrahimiyah, Al-Fatihah, dan salawat Nariyah sangat dianjurkan sebagai bentuk mengenang perjalanan Isra Mikraj sekaligus memohon syafaat Nabi. Aktivitas ini membantu menjaga hubungan hati dengan Rasulullah saw.

7. Membaca Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah pedoman dan obat hati yang sangat dianjurkan untuk dibaca, terutama surah Al-Isra ayat 1. Membaca ayat ini dapat memperkuat kesadaran spiritual tentang perjalanan Isra Mikraj. Membaca Al-Qur’an secara rutin juga menenangkan hati dan menambah pahala.

Memperingati Isra Mikraj melalui amalan-amalan tersebut tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menambah pahala secara signifikan. Setiap Muslim disunnahkan melaksanakan amalan tersebut khususnya pada malam 27 Rajab yang biasanya jatuh pada hari Jumat, sebagai bentuk penghormatan dan penghayatan terhadap peristiwa agung ini.

Melakukan amalan sunnah ini membuka peluang untuk memahami hikmah Isra Mikraj secara lebih mendalam. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, momen Isra Mikraj menjadi lebih bermakna dan membawa berkah bagi umat Muslim secara menyeluruh.

Exit mobile version