5 HP ASUS ROG Bekas 2026, Spek Gahar Mulai Rp5 Jutaan, Masih Layak Dibeli?

Di pasar smartphone bekas 2026, lini ASUS ROG dan Zenfone lama justru semakin diburu karena menawarkan performa flagship dengan harga yang jauh lebih rendah dibanding harga peluncuran. Untuk gamer, kondisi ini menjadi peluang menarik: dengan budget mulai sekitar Rp5 jutaan, konsumen sudah bisa mencari HP ASUS bekas berspesifikasi tinggi yang masih mampu menjalankan game berat, multitasking, dan kebutuhan konten harian.

Fenomena ini muncul setelah ASUS disebut menghentikan perilisan smartphone baru di 2026 dan mengalihkan fokus ke teknologi AI serta ekosistem perangkat pintar. Meski begitu, model-model lama seperti ASUS Zenfone 11 Ultra, ROG Phone 9, Zenfone 12 Ultra, Zenfone 10, dan Zenfone 9 masih beredar di Indonesia, lengkap dengan dukungan software dan garansi resmi untuk beberapa unit.

Mengapa HP ASUS Bekas Masih Diburu Gamer

ASUS selama ini dikenal kuat di segmen performa tinggi, terutama lewat seri ROG Phone yang memang ditujukan untuk gaming. Kombinasi chipset Snapdragon kelas atas, layar dengan refresh rate tinggi, serta baterai besar membuat perangkat ini tetap kompetitif meski usianya sudah satu hingga dua generasi.

Dalam referensi artikel yang digunakan, ASUS Zenfone 11 Ultra disebut memakai Snapdragon 8 Gen 3 dan RAM hingga 16GB. Sementara ROG Phone 9 tampil dengan layar AMOLED 185Hz dan baterai 5800mAh, dua spesifikasi yang masih sangat menarik bagi gamer hardcore di 2026.

5 HP ASUS Bekas yang Masuk Radar Beli

Berikut daftar lima model yang masih relevan di pasar bekas:

  1. ASUS Zenfone 11 Ultra
    Chipset Snapdragon 8 Gen 3 dan RAM hingga 16GB menjadikannya salah satu opsi paling kencang di kelas flagship bekas. Harga barunya dulu berada di kisaran Rp10 jutaan, dan kini turun ke sekitar Rp8–9 jutaan.

  2. ASUS ROG Phone 9
    Ini masih jadi incaran utama gamer karena membawa layar AMOLED 185Hz dan baterai 5800mAh. Kombinasi tersebut membuatnya unggul untuk sesi bermain panjang dan game kompetitif.

  3. ASUS Zenfone 12 Ultra
    Dirilis pada 2025, perangkat ini membawa chip Snapdragon generasi baru dan fitur AI camera. Meski bukan seri gaming murni, performanya masih sangat relevan untuk mobile game dan kebutuhan harian berat.

  4. ASUS Zenfone 10
    Model compact flagship ini cocok bagi pengguna yang ingin HP kecil tetapi tetap bertenaga. Bagi gamer casual atau pengguna yang menginginkan perangkat ringkas, model ini masih layak dipertimbangkan.

  5. ASUS Zenfone 9
    Dengan Snapdragon 8+ Gen 1 dan kamera flagship, Zenfone 9 menjadi opsi paling terjangkau di daftar ini. Di pasar bekas, harganya disebut sudah mulai dari Rp5 jutaan.

Layak Dibeli atau Tidak?

Secara umum, HP ASUS bekas flagship masih layak dibeli pada 2026, terutama jika pembeli mengejar performa tinggi dengan anggaran terbatas. Penggunaan chipset Snapdragon kelas atas, refresh rate layar yang tinggi, baterai besar, dan fitur AI photography membuat perangkat-perangkat ini belum terasa usang.

Selain itu, tren industri menunjukkan siklus penggantian smartphone semakin panjang. Artinya, flagship lama kini bisa tetap relevan hingga 3–4 tahun, selama kondisi baterai, layar, dan sistem pendingin masih baik.

Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membeli

Meskipun menarik, pembeli tetap harus selektif karena perangkat bekas punya risiko masing-masing. Pemeriksaan fisik, kesehatan baterai, kondisi port pengisian, dan riwayat servis menjadi hal penting sebelum transaksi.

Buyer juga sebaiknya memastikan status garansi, kelengkapan unit, serta apakah HP masih mendapat pembaruan software. Untuk seri ROG, kondisi sistem pendingin dan tombol gaming juga perlu diperiksa karena menjadi bagian penting saat dipakai bermain game berat.

Bagi pasar Indonesia, kondisi ini menciptakan pilihan yang cukup ideal: konsumen bisa memperoleh HP dengan spek flagship di rentang Rp5–9 jutaan, sementara performanya masih kompetitif untuk gaming, editing ringan, dan penggunaan jangka panjang. Di tengah absennya rilis baru dari ASUS, lini bekas justru menjadi salah satu opsi yang paling masuk akal di awal 2026.

Exit mobile version